
Presiden Prabowo Subianto saat meninjau lokasi terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1). (Setpres).
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto mengklaim Indonesia telah mencapai swasembada beras, ditandai dengan melonjaknya cadangan beras pemerintah yang kini menembus lebih dari 3 juta ton. Capaian tersebut disebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Republik Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam retreat Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).
“Bangsa Indonesia harus mandiri. Bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri. Dan di situ, elemen utamanya adalah swasembada pangan,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, kemandirian pangan merupakan syarat mutlak bagi sebuah bangsa yang ingin benar-benar merdeka dan berdaulat. Ia menegaskan, ketahanan pangan bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi menyangkut harkat dan martabat bangsa.
“Tidak ada bangsa yang merdeka, bila mana bangsa itu tidak bisa menjamin makan untuk rakyat,” ucap Prabowo.
Ia menjelaskan, upaya menuju swasembada pangan dimulai dari komoditas paling mendasar bagi masyarakat Indonesia, yakni beras sebagai makanan pokok.
Namun demikian, Prabowo menekankan bahwa konsep swasembada pangan tidak boleh dimaknai secara sempit hanya pada beras semata. Menurutnya, berbagai komoditas pangan lain juga menjadi bagian penting dari strategi ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.
“Tapi yang dikatakan swasembada pangan adalah tidak hanya beras. Beras, jagung, singkong, dan yang lain-lain,” ungkapnya.
Prabowo menyatakan, swasembada pangan mencakup pemenuhan kebutuhan karbohidrat dan protein bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Swasembada pangan artinya adalah karbohidrat dan protein,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan capaian konkret pemerintah dalam menjaga stok beras nasional di gudang-gudang pemerintah. Ia turut membandingkan kondisi saat ini dengan capaian tertinggi sebelumnya yang pernah diraih Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.
“Pernah, ini puncaknya, pernah punya cadangan beras di gudang pemerintah 2 juta ton pada masa pemerintahan Presiden Soeharto,” ujarnya.
Karena itu, Prabowo merasa bangga kondisi saat ini jauh melampaui capaian tersebut. Ia menyebut, capaian itu menjadi tonggak penting dalam sejarah ketahanan pangan nasional.
“Hari ini cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton. Tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022