Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Januari 2026, 15.37 WIB

Monitor Pergantian Tahun Baru, Kapolri Pastikan Layanan Publik dan Keamanan Terjaga

Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan di tengah memonitor malam pergantian tahun 2025 ke 2026. (Mabes Polri) - Image

Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat memberikan keterangan di tengah memonitor malam pergantian tahun 2025 ke 2026. (Mabes Polri)

 

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memonitor pelaksanaan pengamanan dan pelayanan masyarakat pada malam pergantian Tahun Baru 2026 secara virtual dari Polda Metro Jaya. Pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib di berbagai daerah.

Kapolri menyampaikan bahwa monitoring tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman dan pelayanan yang optimal selama momen pergantian tahun.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, beliau ingin memastikan rangkaian kegiatan pengamanan dan pelayanan untuk pergantian tahun terlaksana dengan baik,” kata Sigit di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu malam 31 Desember 2025.

Kapolri menjelaskan terdapat sejumlah aktivitas masyarakat yang memerlukan pengamanan khusus. Di antaranya kegiatan ibadah, kunjungan ke tempat wisata, serta pengumpulan massa di sejumlah titik perayaan Tahun Baru.

“Kemudian juga ada kegiatan ibadah di beberapa wilayah yang harus kita amankan pada saat acara pergantian akhir tahun. Di sisi lain juga ada kegiatan kunjungan ke tempat wisata termasuk pengumpulan masyarakat di beberapa wilayah terkait pelaksanaaan pergantian tahun, ini semua menjadi bagian kita jaga dan amankan,” ujar Sigit.

Dari hasil pemantauan, Kapolri menyebut sebagian besar masyarakat mematuhi imbauan pemerintah daerah. Salah satunya terkait pembatasan penggunaan kembang api saat perayaan Tahun Baru.

Menurut Kapolri, di sejumlah daerah perayaan pergantian tahun justru diisi dengan doa bersama. Kegiatan tersebut menjadi bentuk empati kepada masyarakat yang tengah berduka akibat bencana alam di wilayah Sumatera.

“Secara umum sebagian besar masyarakat mematuhi tidak melaksanakan kegiatan, khususnya Pemda terkait dengan penggunaan kembang api pada saat pergantian tahun. Dan banyak yang merayakan doa bersama. Tentunya ini bagian dari empati kita terhadap saudara kita yang ada di Sumatera,” tegas Sigit.

Kapolri juga menyampaikan laporan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menyebut jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, angka kriminalitas juga dilaporkan menurun. Kapolri berharap kondisi positif tersebut dapat terus dijaga hingga seluruh rangkaian operasi pengamanan selesai.

“Secara umum tadi dilaporkan jumlah laka tahun ini dibandingkan tahun kemarin terjadi penurunan. Demikian kriminalitas penurunan. Kita harapkan bisa terus kita jaga sampai dengan rangkaian operasi ini selesai,” ucap Sigit.

Di sisi lain, Kapolri kembali mengingatkan jajaran untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Seluruh personel diminta aktif memantau perkembangan informasi dari BMKG.

“Tentunya terkait potensi adanya cuaca ekstrem, kita tetap ingatkan personel yang di wilayah tetap kolaborasi, TNI, Polri, Basarnas kemudian BNPB, BMKG, melakukan langkah mitigasi apabila memang terjadi hal yang kemudian perlu penanganan dan langkah evakuasi,” tekan Sigit.

Kapolri menegaskan Polri akan terus hadir bersama seluruh pemangku kepentingan. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat dapat merayakan Tahun Baru dengan aman, tenang, dan penuh kepedulian.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore