
PERISTIRAHATAN TERAKHIR: Dari kiri, Menparekraf Sandiaga Uno, politikus Fadli Zon, mantan Menseskab Dipo Alam, dan anggota DPD Jimly Asshiddiqie menghadiri pemakaman Ridwan Saidi di TPU Karet Bivak, Jakarta, kemarin (25/12). (MUHAMAD ALI/JAWA POS)
JawaPos.com - Suara kritis budayawan Betawi Ridwan Saidi sejatinya akan tetap abadi dalam rekaman video-video dan kenangan para sahabatnya. Meskipun, secara jasad Babe Ridwan telah pergi untuk selamanya kemarin (25/12) pukul 08.35 di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Bintaro.
Tokoh yang wafat pada usia 80 tahun itu dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta Selatan.
Anak ketiga almarhum, Rifat Najmi, mengatakan, ayahnya meninggal karena pendarahan di batang otak. "Kami menemukan beliau dalam keadaan koma di Jumat pagi dan langsung dilarikan ke rumah sakit," ujarnya saat dikonfirmasi kemarin. Sayangnya, nyawa pria kelahiran 2 Juli 1942 itu tak tertolong.
Kenangan mendalam atas sosok Ridwan Saidi itu, misalnya, begitu melekat bagi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mohammad Mahfud MD. Dia menilai Ridwan tidak sekadar budayawan kritis. Tapi, kerap melontarkan kritik dengan argumentasi berbasis data. ”Pertengahan 1980-an Bang Ridwan sangat menginspirasi para aktivis karena sebagai anggota DPR sangat vokal, berani mengkritik keras pemerintah Soeharto dan Golkar,” cuit Mahfud di akun Twitter-nya kemarin.
Politikus senior Partai Gerindra Fadli Zon mengenang Ridwan sebagai politikus kawakan, pemikir, penulis, sastrawan, hingga budayawan. ’’Saya merasa kehilangan tokoh hebat ini. Seorang teman diskusi yang luar biasa, wawasan dan pengalamannya luas,’’ kata dia.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
