
seseorang yang menulis obituarinya sendiri./Freepik/freepik
JawaPos.com - Tidak banyak orang yang nyaman berbicara tentang kematian, apalagi menulis obituari mereka sendiri.
Namun dalam dunia psikologi, ada pandangan menarik: menulis obituari pribadi justru dapat menjadi salah satu latihan refleksi paling jujur dan transformasional.
Ia memaksa Anda melihat hidup dari sudut pandang akhir, menata ulang prioritas, dan menyadari apa yang benar-benar bermakna.
Obituari bukan sekadar catatan tentang kematian—ia adalah cermin waktu yang memperlihatkan siapa Anda di mata diri sendiri dan orang lain.
Dan ketika kita berani bercermin, hidup pun berubah.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (19/11), terdapat delapan alasan kuat mengapa menulis obituari Anda sendiri dapat mengubah cara Anda menjalani sisa hidup, menurut prinsip-prinsip psikologi.
1. Anda Dipaksa Memikirkan Apa yang Benar-Benar Penting
Dalam psikologi eksistensial, manusia baru benar-benar hidup ketika ia menyadari kefanaannya.
Dengan menulis obituari, Anda menyingkirkan semua “kebisingan” kehidupan—drama kecil, ambisi dangkal, tekanan sosial—dan hanya menyisakan hal-hal yang benar-benar penting.
Pertanyaannya sederhana: ketika semuanya selesai, apa yang ingin Anda tinggalkan?
Jawabannya sering kali mengubah orientasi hidup Anda.
2. Membantu Anda Melihat Diri Sendiri Dari Perspektif Orang Lain
Menulis obituari memaksa Anda bertanya: Bagaimana saya ingin dikenang?
Psikologi sosial menyebut ini sebagai reflected self-appraisal, yaitu bagaimana kita menilai diri berdasarkan cara kita membayangkan orang lain menilai kita.
Tiba-tiba Anda menyadari bahwa Anda tidak ingin dikenang sebagai orang yang sibuk, tapi tidak hadir; sukses, tapi tidak baik; bekerja keras, tapi tidak bahagia.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
