
Penumpang kereta api jarak jauh menunggu di Stasiun Jatinegara. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Libur Natal 2025 menjadi momen puncak pergerakan masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta melaporkan adanya lonjakan signifikan jumlah penumpang, di mana tingkat keterisian kursi pada hari Natal mencapai 96 persen.
Guna mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, KAI Daop 1 Jakarta telah menambah frekuensi perjalanan secara besar-besaran.
Manager Humas Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menjelaskan, dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mendatang, pihaknya mengoperasikan 1.732 perjalanan kereta api.
"Jumlah ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebanyak 1.577 perjalanan," ujarnya, Kamis (25/12).
Hingga Kamis pagi, tercatat ratusan ribu tiket telah ludes terjual. Tren perjalanan diperkirakan masih akan terus tinggi hingga menjelang pergantian tahun baru.
Menurut Franoto, jumlah tiket yang telah terjual hingga 25 Desember 2025 tercatat mencapai 637.301 tiket dari total kapasitas 909.536 tempat duduk.
Tidak hanya di hari Natal, angka keterisian kursi untuk hari-hari berikutnya juga menunjukkan tren positif. Pada Jumat (26/12) tingkat keterisian mencapai 81 persen dan Sabtu (27/12) hingga 71 persen.
"Pada hari Minggu 28 Desember 2025 okupansinya (keterisian kursi) juga sudah mencapai 71 persen," terangnya.
Pergerakan Penumpang di Stasiun Gambir dan Senen
Pada hari H perayaan Natal, tercatat sebanyak 50.759 penumpang berangkat meninggalkan Jakarta menuju berbagai kota di Jawa. Sementara itu, arus masuk ke Jakarta juga tak kalah padat dengan total 43.049 penumpang tiba di wilayah Daop 1.
Stasiun Gambir dan Pasar Senen tetap menjadi titik tersibuk sepanjang masa angkutan ini. "Di Stasiun Pasar Senen, jumlah penumpang naik mencapai 14.980 orang dan turun 13.142 orang, sementara Stasiun Gambir melayani 16.363 penumpang naik dan 10.745 penumpang turun," ungkap Franoto.
Kepadatan serupa juga terlihat di penyangga ibu kota. "Adapun Stasiun Bekasi mencatat 6.340 penumpang naik dan 5.891 penumpang turun. Secara kumulatif selama delapan hari masa Nataru, total penumpang kereta api jarak jauh di Daop 1 Jakarta mencapai 315.590 penumpang naik dan 275.493 penumpang turun," tambahnya.
Bagi calon penumpang yang belum memiliki tiket, diimbau untuk terus memantau aplikasi Access by KAI guna mengecek ketersediaan kursi pada tanggal-tanggal keberangkatan berikutnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022