
Momen Irjen Gatot dan Bobon Santoso saat memasak untuk korban bencana di Sumatera Barat. (Polda Sumbar)
JawaPos.com – Polda Sumatera Barat menyalurkan ratusan ribu porsi makanan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam dan menghadapi kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan pangan harian. Upaya ini dilakukan untuk meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan setelah bencana melanda sejumlah wilayah.
Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta menyebut dapur lapangan menargetkan ratusan ribu porsi bantuan makanan untuk dibagikan secara bertahap. Pada Minggu 21 Desember 2025, Gatot mengungkapkan salah satu kegiatan memasak massal dilakukan bersama Bobon Santoso.
“Hari ini masak 5000 porsi bakso dari total 100.000 porsi makanan bersama Bobon untuk dibagikan kepada Warga Kota Padang yang terdampak bencana,” kata Gatot kepada wartawan.
Pembagian makanan dilakukan di sejumlah titik yang terdampak mulai dari Dadok Tanggul Hitam, Air Panca, Balai Gadang, Lubuk Minturun hingga Koto Pulai. Distribusi juga menyasar Lubuk Buaya, Padang Sarai, dan Ikua Koto yang menjadi lokasi prioritas.
Sebelumnya, warga Sumatera Barat menghadapi kesulitan akses air bersih akibat dampak bencana. Polri menilai kebutuhan air bersih merupakan sektor prioritas pemulihan pascabencana yang harus segera ditangani.
Gatot menyampaikan bahwa Polda Sumbar telah memetakan kebutuhan penyediaan air bersih agar masyarakat tidak kembali mengalami kekurangan.
“Kami memiliki komitmen yang kuat untuk membantu masyarakat dalam mengatasi kesulitan akses air bersih pascabencana di Sumatera Barat,” ujar Gatot.
Pernyataan tersebut disampaikan saat ia meninjau langsung kawasan terdampak bersama Bupati Padang Pariaman. Hadir pula Kepala Balai Wilayah Sungai V, Pelaksana Tugas Kalaksa BPBD dan Wakil Menteri PUPR untuk melihat kebutuhan pemulihan di lapangan.
Program penanganan air bersih ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai V. Seluruh sarana mulai dari tandon, rangka pendukung, hingga pompa disiapkan oleh Polda, sementara pembangunan sumur bor akan dikerjakan oleh pihak BWS.
“Program ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sehingga kebutuhan air bersih dapat segera terpenuhi secara berkelanjutan,” ujar Gatot.
Gatot menegaskan bahwa sudah disiapkan 150 titik untuk pembangunan sumur bor yang akan menjadi sumber air bersih baru bagi warga terdampak bencana. Titik-titik tersebut diprioritaskan di wilayah dengan kebutuhan mendesak.
“Melalui upaya ini, kami akan membangun 150 titik penyediaan air bersih yang difokuskan di Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam, serta Kota Solok,” tutup Gatot.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
