
Ilustrasi pergerekan kendaraan saat libur Nataru. (Jasa Marga).
JawaPos.com - Euforia libur Natal dan Tahun Baru 2026 diperkirakan mendorong jutaan masyarakat angkat setir meninggalkan Jakarta. PT Jasa Marga (Persero) memproyeksikan arus kendaraan keluar Ibu Kota selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menembus 2,9 juta unit.
Proyeksi tersebut dihitung dari pergerakan kendaraan di empat Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Ciawi, dan GT Cikupa. Mobilitas keluar Jakarta selama periode H-7 hingga H+3 atau 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 tersebut meningkat 0,9 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, mengatakan selain arus keluar Jakarta, volume kendaraan yang masuk ke Ibu Kota juga diperkirakan mengalami peningkatan.
"Kendaraan yang masuk ke Jakarta diproyeksikan mencapai 2,8 juta selama periode H-7 s.d H+3, naik 1,9% dibanding tahun sebelumnya," kata Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/12).
Lebih lanjut, Jasa Marga juga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025 atau H-5 Libur Natal. Pada hari tersebut, pergerakan kendaraan keluar Jakarta diperkirakan mencapai 197.948 kendaraan, meningkat 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, puncak arus balik diproyeksikan jatuh pada Minggu, 4 Januari 2026 atau H+3 Libur Tahun Baru. Pada momen tersebut, jumlah kendaraan yang kembali masuk ke Jakarta diperkirakan mencapai 196.616 kendaraan, atau naik 1 persen dari tahun lalu.
Dari sisi keselamatan dan kelancaran lalu lintas, Rivan menyebut Jasa Marga akan menyiagakan berbagai kendaraan layanan seperti derek dan crane untuk mendukung pengelolaan lalu lintas secara optimal.
"Penguatan teknologi juga dilakukan melalui pengoperasian 36 unit CCTV deteksi insiden serta Early Warning System Genangan Air di 14 titik rawan genangan yang terhubung dengan Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) dan Dynamic Message Sign (DMS)," bebernya.
Selain itu, Jasa Marga juga menyiapkan 77 tim siaga longsor dan genangan serta 209 unit pompa guna meminimalkan dampak cuaca buruk terhadap arus lalu lintas. Selama Nataru 2025/2026, Rivan memastikan bahwa guna mengamankan perjalanan masyarakat Jasa Marga akan menyiapkan lebih dari 6.000 petugas operasional dan lebih dari 500 kendaraan operasional.
Untuk mendukung operasional tersebut, Jasa Marga menambah 28 unit kendaraan derek sehingga total menjadi 176 unit, menyiagakan 124 unit Mobile Customer Service (MCS), serta menambah Mobile Crane dari satu unit menjadi empat unit.
"Penambahan juga dilakukan pada perlengkapan penanganan gangguan kendaraan, termasuk 6.120 buah rubbercone sehingga total menjadi 18.555 buah, rambu rekayasa lalu lintas, 55 unit ambulans, dan 101 kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR)," tukasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
