Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Desember 2025 | 23.39 WIB

Ustadz Adi Hidayat Serukan Taubat Nasional, Minta Elite Stop Atraksi Politik di Tengah Bencana Aceh-Sumatera

Ustadz Adi Hidayat jelaskan doa pelunas hutang (Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official) - Image

Ustadz Adi Hidayat jelaskan doa pelunas hutang (Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official)

JawaPos.com - Sebagai tokoh agama, Ustadz Adi Hidayat menyampaikan imbauan terkait dengan bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Dia menekankan beberapa hal dalam video yang diunggah pada akun YouTube Adi Hidayat Official. Termasuk diantaranya meminta para elit berhenti melakukan atraksi politik. 

”Saya mohon kepada para elit, tolong stop dulu beragam dinamika politiknya, beragam atraksi-atraksi politik-politiknya. Mohon perhatiannya dengan tulus diarahkan dulu pada saudara-saudari kita yang berada di 3 wilayah ini (Aceh, Sumut, dan Sumbar),” pinta ulama yang kerap dipanggil UAH tersebut. 

Menurut dia, bencana yang melanda 3 provinsi tersebut harus menjadi pelajaran untuk semua pihak. Sehingga dapat dilakukan evaluasi total dan maksimal. Sejalan dengan langkah-langkah pemerintah, dia mengajak masyarakat Indonesia untuk bekerja sama membantu para korban yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumut, dan Sumbar. 

”Saya Adi Hidayat ingin mengajak pada diri saya dan kita semua, terkhusus kolega-kolega, kerabat-kerabat, jamaah pengajian, dan semua anak bangsa ini, untuk secara kolektif mengarahkan energi kita, perhatian kita kepada saudara-saudari kita yang berada khususnya di Sumatera Utara, di Aceh, Sumatera Barat,” ajaknya.

UAH menyatakan bahwa saat ini adalah waktu untuk memusatkan energi, tenaga, waktu, dan pikiran untuk korban terdampak bencana alam di 3 provinsi tersebut. Saat ini, para korban masih membutuhkan bantuan dan uluran tangan. Selain itu, UAH menilai, harus dilakukan evaluasi total dan introspeksi atau dalam bahasa agama taubat. 

”Saya mengajak juga pada diri saya pribadi dan kita semua, mari kita melakukan evaluasi secara kolektif, muhasabah diri, introspeksi. Dalam bahasa agama, taubat, taubat secara nasional untuk kita semua tanpa kecuali,” imbuhnya. 

Sampai sore hari ini (6/12), jumlah korban meninggal dunia yang dilaporkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah menyentuh angka 879 jiwa. Sementara korban hilang sebanyak 451 orang. Korban meninggal dunia diprediksi akan terus bertambah, mengingat masih ada ratusan korban hilang yang belum ditemukan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore