
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian usai rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/11) malam. (Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan, pemerintah pusat akan mengambil alih sejumlah penanganan bencana banjir bandang yang melanda beberapa kota/kabupaten di Aceh. Pernyataan ini merespons sejumlah kepala daerah yang menyatakan ketidaksanggupan atas penanganan bencana di wilayahnya.
Adapun, ketiga kepala daerah yang menyatakan ketidaksanggupan yakni Bupati Aceh Selatan, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya. Mereka mengeluhkan terputusnya akses transportasi pada beberapa lokasi. Hal itu mengakibatkan sulitnya penerimaan bantuan di wilayah tersebut.
“Misalnya ada Kepala Daerah yang menyatakan tidak sanggup? Ya gimana mau sanggup? Teman-teman wartawan tolong datang ke lokasi dan melihat sendiri,” kata Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (1/12).
Tito mencontohkan Kabupaten Aceh Tengah, termasuk wilayah Takengon, yang secara terbuka mengaku tidak mampu menangani bencana tersebut secara mandiri. Menurutnya, pernyataan itu bukan bentuk kelemahan, melainkan realitas kondisi di lapangan.
“Dia sendiri (wilayahnya) tertutup. Dia perlu dukungan pangan dari luar menggunakan pesawat. Dia nggak punya pesawat. Maka otomatis minta bantuan kepada pemerintah provinsi atau pemerintah pusat,” ujarnya.
Selain logistik, Tito menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Aceh Tengah tidak memiliki kapasitas mengerahkan alat berat untuk memperbaiki jembatan dan akses jalan yang rusak. Kondisi geografis yang terkunci dari utara dan selatan membuat penanganan tidak mungkin dilakukan tanpa dukungan pihak lain.
“Jalan-jalannya betul-betul putus. Jadi tolong kalau melihat satu surat, jangan hanya melihat suratnya saja. Lihat kondisinya,” tegasnya.
Ia memastikan, pemerintah pusat akan tetap turun tangan dengan menilai kemampuan tiap daerah, dan memastikan bantuan diberikan baik kepada daerah yang dinilai mampu maupun yang mengaku tidak sanggup.
"Yang kita anggap mampu pun kita bantu. Apalagi yang sudah mengatakan nggak mampu," tutur Tito.
Ia pun menegaskan, Pemerintah pusat akan terus melakukan percepatan penanganan, termasuk mobilisasi alat berat dan suplai kebutuhan dasar masyarakat. Bahkan, Presiden Prabowo Subianto turut memantau langsung penanganan bencana di Sumatera Barat dan Aceh.
“Di daerah yang tersulit, dia dari mana dapat makanan kalau bukan dari pemerintah di atasnya? Jadi ini sudah dikerjakan dari pusat dari hari pertama,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022