Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Desember 2025 | 21.34 WIB

Siswa di SLB Cahaya Jaya Semakin Semangat Sekolah Berkat Makan Bergizi Gratis

Pelaksaan MBG di Sekolah Luar Biasa (SLB) Cahaya Jaya, Kelapa Gading, Jakarta Utara/(Dok. Jawapos). - Image

Pelaksaan MBG di Sekolah Luar Biasa (SLB) Cahaya Jaya, Kelapa Gading, Jakarta Utara/(Dok. Jawapos).

JawaPos.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya membuat para guru dan orang tua lega. Bagi para siswa, terutama di SLB Cahaya Jaya, Jakarta Utara, program ini menjadi sumber kebahagiaan tersendiri. Salah satunya dialami Fakih, siswa tingkat SMP yang kini setiap pagi menantikan waktu makan bersama teman-temannya.

Saat ditanya soal pendapatnya terhadap program ini, wajah Fakih langsung cerah.
“Senang,” jawabnya kepada Jawapos, Senin (1/12).

Bagi Fakih, rasa makanan dari MBG bukan sekadar cukup — tetapi memuaskan. “Enak banget,” tambahnya.

Ia menyebut makanan yang datang setiap pagi bukan hanya lezat, tetapi penuh nutrisi yang ia suka. Sehingga tak heran jika setiap porsi yang diterima selalu habis tanpa sisa.

“Iya. Setiap hari habis terus,” ucapnya.

Saat ditanya soal menu favorit, Fakih menyebut beberapa dengan antusias.
“Kalau menurut favorit saya biasanya Rendang, Daun Singkong. Terus sama Bakso. Mie ayam tapi dipisah,” katanya.

Meski mengaku masih sering jajan, Fakih menyebut kehadiran makanan bergizi di sekolah sangat membantu. Ini karena ia bisa memulai hari dengan makanan yang pasti dan terukur gizinya.

Ketua Yayasan SLB Cahaya Jaya, Silvianti Sunidja, menyebut pelaksanaan program MBG di berjalan baik. Menu yang diberikan dinilai memenuhi standar gizi meski sesekali ia memberi masukan.

“Bagus ya, saya bilang sih gizinya bagus. Ada tempe, tahu,” ujarnya.

Menurut Silvianti, salah satu kunci keberhasilan program ini adalah komunikasi terbuka antara sekolah dan penyedia makanan (SPPG). Pasalnya, setiap masukan dari sekolah selalu ditampung.

“Kami sih pokoknya selalu [komunikasi], kalau ada apa-apa sedikit gitu kami WhatsApp ke SPPG-nya. Lalu direspon Bagus responnya. Itu pun termasuk soal menu, buah itu direspon,” jelasnya.

Di tengah banyaknya kasus dugaan keracunan yang di sejumlah daerah, Silvianti menegaskan pelaksanaan MBG di sekolahnya berjalan lancar.

Dampak terbesar terasa pada semangat anak-anak. “Anak-anak semangat, pagi pasti cepat mau ke sekolah. Ada MBG mereka semangat banget,” ujarnya. Bahkan, orang tua dinilai semakin antusias karena anak tak lagi berangkat sekolah dengan perut kosong.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore