Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Desember 2025 | 15.33 WIB

Update Bencana di Aceh, Sebanyak 98 Korban Meninggal Dunia dan 75 Orang Hilang

Banjir masih merendam wilayah Kabupaten Aceh Utara hingga hari ini Kamis (27/11). Sebanyak 130 gampang yang berada di 17 kecamatan terdampak. (BPBD Kab. Aceh Utara) - Image

Banjir masih merendam wilayah Kabupaten Aceh Utara hingga hari ini Kamis (27/11). Sebanyak 130 gampang yang berada di 17 kecamatan terdampak. (BPBD Kab. Aceh Utara)

JawaPos.com - Dampak bencana di Aceh terasa sangat dahsyat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 96 korban meninggal dunia, 75 korban hilang, dan sejumlah kerusakan fasilitas infrastruktur vital di wilayah Aceh pasca bencana terjadi sejak pekan lalu. 

Menurut Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, korban terdampak bencana di Aceh tersebar di beberapa daerah. Yakni Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, Gayo Lues, Subulussalam, dan Nagan Raya. 

Aceh korban jiwa meninggal dunia menjadi 96, hilang 75 jiwa. Itu ada di 11 kabupaten dan kota,” terang Suharyanto.

Tidak hanya korban jiwa dan korban hilang, Suharyanto menyatakan bahwa sampai saat ini lebih dari 62 ribu korban terdampak bencana mengungsi di berbagai posko pengungsian. Posko-posko itu tersebar di beberapa kabupaten dan kota yang berada di wilayah Aceh

Diakui oleh jenderal bintang tiga TNI AD tersebut, saat ini sejumlah jalur utama di Aceh, termasuk yang menghubungkan Aceh dengan Sumatera Utara (Sumut), masih terputus total. Diantaranya jalur yang berada di perbatasan Sumut–Aceh Tamiang, jembatan Meureudu di perbatasan Pidie Jaya–Bireuen, serta jalan nasional di Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah. 

”Akses Subulussalam–Aceh Selatan masih tergenang tanpa jalur alternatif. Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR terus melakukan percepatan perbaikan infrastruktur vital tersebut,” imbuhnya. 

Dengan bantuan yang dikirimkan dari pusat, saat ini BNPB sudah mengaktifkan perangkat komunikasi darurat Starlink di Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, Lhokseumawe, dan Aceh Tamiang, sementara mobilisasi perangkat ke wilayah lain masih berlangsung.

Menurut Suharyanto, sedikitnya 11 dari 17 kabupaten dan kota di wilayah Aceh telah menerima bantuan logistik. Operasi udara dari Lanud Sultan Iskandar Muda sudah berlangsung dalam lima sorti, sementara pengiriman dari Kualanamu dan jalur laut masih terus berjalan.

”Bantuan Presiden berupa 28 unit Starlink, 28 genset, 20 perahu karet, serta paket makanan dan tenda telah diterima dan sebagian didistribusikan. Penguatan buffer stock juga disiapkan untuk kebutuhan respons lanjutan,” pungkasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore