
Anggun Setyo selaku Guru Bimbingan Konseling sekaligus Penanggung Jawab Program Makan Bergizi Gratis (PIC MBG) di SMPN 25 Kota Tangerang/(Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com — Di tengah kesibukan kegiatan belajar di SMPN 25 Kota Tangerang, Banten, ada satu sosok yang selalu bergerak memastikan hal penting namun kerap terabaikan: ompreng makan siang para siswa. Sosok itu adalah Anggun Setyo, guru Bimbingan Konseling yang juga menjadi Penanggung Jawab Program Makan Bergizi Gratis (PIC MBG) di sekolah tersebut.
Setiap menjelang tengah hari, ketika pelajaran usai, Anggun rutin menyusuri ruang-ruang kelas. Ia memeriksa satu per satu ompreng—wadah berisi makanan bergizi yang dikirimkan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Larangan. Ia memastikan tidak ada paket yang tertinggal, jumlahnya sesuai, serta distribusi berjalan tanpa hambatan.
“Kadang ada miss (keluputan), misalnya di meja satu jumlahnya kurang satu. Ternyata cuma keselip. Jadi saya harus cek lagi, koordinasi dengan tim SPPG dan ahli gizi,” ungkapnya kepada Jawapos.com, dikutip Sabtu (29/11).
Bagi Anggun, tugas sebagai PIC MBG bukan sekadar tambahan tanggung jawab, tetapi bentuk pengabdian. Ia menjalani peran itu dengan sepenuh hati, di samping tetap mengajar sebagai guru BK.
“Karena program ini nyata bermanfaat bagi anak-anak. Apalagi sekitar 40 persen siswa kami dari keluarga kurang mampu, sangat terbantu dengan MBG ini,” katanya.
Tantangan kecil seperti menertibkan siswa saat makanan tiba atau memastikan ikatan ompreng rapat per lima paket, ia anggap sebagai bagian dari rutinitas. “Suka dukanya mungkin saat kedatangan makanan, kita harus mengondisikan siswa di kelas. Tapi selebihnya alhamdulillah lancar,” ujarnya sambil tersenyum.
SMPN 25 telah menyusun alur distribusi yang tertib. Di setiap kelas, 5–7 siswa ditunjuk menjadi koordinator pengambilan makanan. Mereka membawa jatah makanan untuk teman-temannya dengan pendampingan guru. Setiap proses pengambilan hingga pengembalian dicatat melalui tanda tangan, memastikan tidak ada paket yang terselip.
Di balik aktivitas harian tersebut, Anggun merasa dirinya ikut bagian dalam perubahan besar. Ia memandang program MBG sebagai langkah signifikan pemerintah dalam memperhatikan masa depan generasi muda.
“Terus terang saya terinspirasi dengan program-program Pak Presiden Prabowo. Ada sekolah rakyat, ada MBG. Menurut saya, program yang baik didukung, yang belum baik kita evaluasi. Saya pribadi sangat pro karena manfaatnya nyata,” jelasnya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
