
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menemui para prajurit di Yontaipur Kostrad yang bermarkas di Cikarang, Jabar, pada Selasa (21/10). (Puspen TNI)
JawaPos.com - Jenderal bintang 3 TNI dalam pasukan stabilitas internasional di Gaza akan memimpin beberapa brigade komposit di Gaza, Palestina. Tugas-tugas perwira tinggi (pati) tersebut tidak akan mudah. Untuk itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto akan menunjuk sosok berpengalaman.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menyampaikan bahwa ada banyak jenderal bintang 3 TNI yang punya kapasitas dan kapabilitas mumpuni untuk mengemban tugas tersebut. Namun, instansinya masih menunggu proses seleksi untuk mengumumkan sosok tersebut.
Freddy hanya menyampaikan bahwa nantinya jenderal bintang 3 TNI tersebut akan bertugas sebagai force commander. Tugasnya memimpin 3 brigade komposit yang terdiri atas beberapa batalyon dengan ribuan pasukan. Tentu dalam pelaksanaan tugas di Gaza butuh keahlian dan kehati-hatian.
”Komandan berkedudukan sebagai force commander yang memimpin seluruh unsur kontingen Indonesia dalam misi kemanusiaan dan penjaga perdamaian,” kata dia saat dikonfirmasi pada Selasa (25/11).
Tugas utama force commander tersebut terdiri atas mengendalikan operasi seluruh elemen pada 3 brigade komposit, mengatur koordinasi dengan PBB; negara-negara kontributor pasukan; serta otoritas setempat, memastikan keselamatan personel dan efektivitas misi kemanusiaan, serta menjaga netralitas dan mematuhi mandat PBB.
”Komandan akan bermarkas di wilayah operasi sesuai struktur misi PBB, namun pola pengerahan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, keamanan, dan keputusan PBB,” ungkap dia.
Menurut Freddy, TNI memilih pati bintang 3 dalam misi kemanusiaan tersebut karena skala operasi di Gaza akan sangat besar. Melibatkan 3 brigade komposit dengan beberapa alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan alat peralatan lain dari 3 matra TNI.
”Kompleksitas tugas yang meliputi aspek kemanusiaan, rekonstruksi, kesehatan, dan perlindungan warga. Kemudian kebutuhan koordinasi intensif dengan PBB dan aktor internasional,” jelasnya.
Tentu saja, jenderal bintang yang mendapat tugas itu sudah pasti berpengalaman dalam operasi gabungan TNI, operasi pemeliharaan perdamaian, memiliki kemampuan diplomasi militer dan komunikasi strategis, serta pernah melaksanakan penugasan internasional dan pendidikan di luar negeri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
