
Pemprov DKI akan normalisasi Kali Krukut pada 2026 mendatang. (Masria Pane/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemprov DKI akan normalisasi Kali Krukut pada 2026 mendatang. Kebijakan itu diambil Gubernur DKI Pramono Anung untuk mencegah agar banjir di kawasan kali itu tidak terus berulang.
“Kan persoalan di Kali Krukut ini kan banjirnya berulang-ulang. Dan sudah waktunya memang harus dieksekusi,” kata Gubernur DKI Pramono Anung.
Politisi PDI Perjuangan itu mengambil kebijakan normalisasi setelah meninjau lokasi di sana. Menurutnya, langkah normalisasi perlu dilakukan karena kali tersebut tidak lagi mampu menampung air, terutama saat curah hujan tinggi.
Pramono juga menyebutkan telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan sosialisasi menyeluruh kepada warga sekitar, terutama yang ada di bantaran Kali Krukut maupun Mampang.
“Karena bagaimanapun, dengan normalisasi 1,3 kilometer ini, banjir tidak hanya berkurang di Jakarta Selatan, tetapi juga wilayah lain yang juga terdampak,” ujarnya.
Sebelum normalisasi dilakukan, untuk antisipasi musim hujan saat ini, Pramono sudah memerintahkan jajarannya untuk menyiapkan pompa di ujung Kali Krukut. Dengan begitu, penanganan banjir bisa dilakukan dengan cepat.
“Itu makanya, kalau terjadi banjir di Jakarta, sekarang ini kan relatif cepat, mudah-mudahan ini bisa berlaku untuk semuanya. Termasuk normalisasi Kali Ciliwung, saya juga sudah keluarkan penlok (penetapan lokasi)-nya untuk percepatan,” imbuhnya.
Terkait permintaan warga soal kompensasi, Pramono memastikan pemerintah berpegang pada prinsip ganti untung bukan ganti rugi. Namun, dia tidak merincikan alokasi anggaran untuk ganti untung tersebut. “Pokoknya, ganti sama-sama untung,” katanya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
