Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Juli 2026 | 23.25 WIB

Indonesia Diminta Tak Tertinggal dalam Rantai Pasok AI Global, Nezar Soroti Pentingnya Semikonduktor

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria. (Dok/Komdigi) - Image

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria. (Dok/Komdigi)

JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menekankan pentingnya Indonesia segera mengambil peran dalam rantai pasok global industri kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).

Menurutnya, momentum ini tidak boleh dilewatkan apabila Indonesia ingin menjadi pemain yang diperhitungkan dalam ekonomi digital di masa depan.

Ia menjelaskan bahwa kompetisi pengembangan AI kini tidak lagi semata-mata berfokus pada penciptaan aplikasi atau perangkat lunak.

Persaingan telah bergeser ke penguasaan sektor strategis seperti industri semikonduktor, infrastruktur pusat data, hingga pengelolaan mineral kritis yang menjadi bahan baku teknologi.

"Yang paling penting lagi adalah, jangan terlambat untuk masuk ke dalam global supply chain, termasuk AI," tegas Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria dalam acara Grab Venture Velocity Batch 9 di Jakarta Pusat, dikutip Jumat (24/7).

Nezar juga menyoroti perubahan arah perkembangan perusahaan rintisan (startup). Jika beberapa tahun lalu banyak startup mengejar pertumbuhan cepat dan valuasi tinggi, kini pelaku industri mulai lebih menitikberatkan pada pembangunan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Ia mencontohkan India sebagai salah satu negara yang berhasil memperkuat ekosistem AI melalui dukungan pemerintah. Berbagai kebijakan, termasuk program Make in India dan pengembangan industri semikonduktor, dinilai berhasil mendorong lahirnya inovasi baru berbasis kecerdasan artifisial.

"AI kali ini menjadi driving process untuk bertumbuhnya startup-startup," ujarnya.

Menurut Nezar, Indonesia sebenarnya memiliki bekal yang cukup kuat untuk ikut bersaing di sektor AI.

Tingkat adopsi teknologi yang tinggi, semakin banyaknya perusahaan rintisan berbasis AI, hingga mulai dikembangkannya large language model (LLM) nasional menjadi modal penting dalam membangun kemandirian teknologi AI.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore