
Ketua DPR RI, Puan Maharani menyampaikan Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024–2025 dalam rapat paripurna khusus di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10). (Istimewa)
JawaPos.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar momentum untuk mengenang sejarah, melainkan refleksi bagi generasi muda terkait peran mereka dalam menjaga masa depan demokrasi Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 yang bertema 'Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu'.
“Sejarah membuktikan, dari Sumpah Pemuda hingga Reformasi, perubahan besar bangsa ini selalu dimulai oleh keberanian anak muda,” kata Puan kepada wartawan, Selasa (28/10).
Ia menegaskan, tantangan generasi muda saat ini bukan lagi perjuangan melawan penjajahan fisik, melainkan perjuangan menjaga akal sehat, etika digital, dan moralitas publik dalam kehidupan demokrasi.
Puan menilai semangat kolaborasi lintas generasi menjadi kunci dalam menghadapi perubahan sosial, politik, dan digital yang begitu cepat. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis bukan hanya sebagai penerus, tetapi juga sebagai penggerak moral dan intelektual bangsa.
“Dalam era keterbukaan informasi dan teknologi, keterlibatan pemuda di ruang publik harus diarahkan pada penguatan nilai kebangsaan, kepedulian sosial, serta kontrol terhadap kebijakan negara agar tetap berpihak kepada rakyat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya negara menjamin pemenuhan hak-hak generasi muda, mulai dari pendidikan, layanan kesehatan, hingga kesempatan kerja.
“Betapa pentingnya perlindungan bagi pemuda untuk hidup bebas, namun tetap bertanggung jawab. Lebih penting lagi, pemuda harus terbebas dari praktik judi online, bebas dari segala praktik kekerasan, dan bebas dari diskriminasi,” tuturnya.
Puan menekankan, DPR RI dan generasi muda harus menjadi mitra dalam menjaga masa depan bangsa. Ia memastikan, DPR membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda untuk berpartisipasi dalam proses legislasi, pengawasan, dan pembangunan nasional.
“Bersama pemuda, DPR RI memiliki semangat untuk mengawal demokrasi dan bersama menjaga masa depan bangsa,” tegas Puan.
Lebih lanjut, Ketua DPP PDIP itu menekankan pentingnya keberanian anak muda untuk bersuara secara kritis dan beretika. Namun, suara kritis tersebut tetap harus dilandasi pertanggungjawaban.
“Anak muda harus berani bersuara, tetapi juga bertanggung jawab. Kritik yang cerdas, partisipasi yang berintegritas, dan aksi sosial yang solutif adalah bentuk nyata dari nasionalisme masa kini,” pungkasnya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
