Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Oktober 2025, 19.33 WIB

Prabowo Subianto dan Presiden Brasil Lula da Silva Kompak Nyatakan Kesejahteraan Rakyat Prioritas Tertinggi Negara

Presiden RI Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/10). (Istimewa) - Image

Presiden RI Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/10). (Istimewa)

JawaPos.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Brasil, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat yang menjadi prioritas utama bagi kedua negara. Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam pertemuan dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/10).

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis, termasuk kerja sama di bidang ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan sosial.

“Kami memandang Brasil sebagai pemimpin penting dari negara-negara Selatan, pemimpin bagi negara-negara berkembang. Kita memiliki latar belakang yang sama, dan kita sama-sama memiliki tanggung jawab besar untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat kita,” kata Prabowo.

Prabowo juga menyoroti kesamaan potensi besar yang dimiliki kedua negara, terutama dalam hal sumber daya alam dan kapasitas pertanian. 

Ia menekankan, Indonesia dan Brasil merupakan dua negara dengan hutan tropis terbesar di dunia yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan global.

“Kita sama-sama memiliki hutan tropis yang luas dan sektor pertanian yang kuat. Dengan kerja sama yang erat, kita dapat memperkuat posisi negara-negara Selatan dalam memperjuangkan kepentingan bersama,” jelasnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh rasa saling menghormati itu, Lula menegaskan pandangannya bahwa Indonesia merupakan mitra strategis bagi Brasil.

Kunjungan kenegaraan ini menjadi momen bersejarah, menandai kembalinya Lula ke Indonesia setelah 17 tahun. Sejak kemitraan strategis kedua negara dibentuk pada 2008, hubungan Indonesia–Brasil terus menunjukkan kemajuan, dan pertemuan kali ini menegaskan komitmen untuk membawanya ke tingkat yang lebih tinggi.

Dalam dialog tête-à-tête, Lula berbicara mengenai potensi besar kedua negara untuk memperdalam kerja sama. Ia menilai Indonesia sebagai mitra strategis bagi Brasil, sebuah negara dengan ekonomi yang tumbuh dinamis dan peran yang semakin menonjol di kawasan.

Bagi Lula, kemitraan dengan Indonesia bukan hanya bernilai ekonomi, tetapi juga strategis dalam memperkuat kolaborasi Brasil di Asia dan dunia.

“Bersama, kita mewakili hampir 500 juta penduduk. Kita memiliki perekonomian yang berkembang pesat. Indonesia adalah mitra strategis bagi Brasil,” ujar Lula.

Ia juga menyampaikan harapan untuk memperbarui kemitraan strategis di berbagai bidang, dari perdagangan dan investasi hingga pengembangan ilmu pengetahuan, kecerdasan buatan, dan teknologi. Lula menilai, kerja sama ini akan memperkuat posisi negara-negara kawasan Selatan di tengah dinamika ekonomi dunia.

“Indonesia bisa menjadi mitra strategis yang sangat penting bagi Brasil untuk memperkuat posisi negara-negara Selatan global,” pungkasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore