
Menteri UMKM Maman memberikan klarifikasi Soal ajakan produksi barang KW di Surabaya, Selasa (21/10). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Setelah menuai kontroversi, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, meluruskan pernyataannya yang mendorong pelaku usaha untuk memproduksi barang tiruan atau KW.
"Itu sebetulnya spontan saat saya merespons banyaknya barang impor yang masuk ke sini (Indonesia)," tutur Maman setelah menghadiri acara Akad Massal KUR 800 Ribu Debitur di Surabaya, Selasa sore (21/10).
Sebelumnya, dalam sebuah acara di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (15/10), Maman mengajak para pelaku usaha lokal untuk memproduksi tas bermerek atau branded tiruan alias KW.
“Saya pikir daripada kita repot-repot, kenapa nggak UMKM kita juga produksi aja tas-tas KW,” ucap Maman menanggapi banjirnya barang impor tiruan yang membuat penjualan tas di Sentra Tajur, Bogor, lesu.
Menurutnya, tidak ada masalah dalam memproduksi barang tiruan selama tak menyalahi hukum. “Masalahnya gimana? Nggak ada kan? Ada model Louis Vuitton, nah kita buat namanya Louis Vutong,” celetuknya.
Sontak, pernyataan itu viral dan menuai berbagai reaksi di media sosial. Banyak warganet menilai pernyataan Politikus Golkar itu justru berpotensi menormalisasi pelanggaran hak cipta dan menurunkan kualitas industri kreatif lokal.
"Tentunya saya berterima kasih kepada publik karena sudah merespon, memberikan banyak sekali masukan dan saran. Mayoritas tidak setuju, jadi kami dari kementerian UMKM tidak perlu untuk ditindaklanjuti," tutur Maman.
Politikus Golkar ini memahami kemarahan publik atas pernyataannya tempo hari. "Banyak yang marah sama saya 'kok ngusulin kaya begitu'. Saya pikir wajar dan sah-sah saja karena iklim kita demokrasi," tambahnya.
Maman menegaskan, kebijakan Kementerian UMKM tetap fokus pada bagaimana meningkatkan mutu produk dalam negeri agar memiliki daya saing tinggi, baik di pasar nasional maupun di kancah internasional.
Pemerintah tidak akan pernah mendorong produksi barang tiruan. "Saya katakan nggak, kita mencintai produk lokal, produk Indonesia dan sampai hari ini kami di Kementerian UMKM masih konsisten di garis itu," pungkas Maman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022