
Petugas membawa jenazah korban runtuhnya bangunan mushalla di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/10/2025). (Angger Bondan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto telah menugaskan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin untuk mengecek pembangunan pondok-pondok pesantren di seluruh Indonesia.
Hal itu dinilai menjadi bentuk nyata kehadiran negara, menyusul tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim).
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut baik instruksi Presiden Prabowo kepada Cak Imin, sapaan Muhaimin.
“Tentu kami apresiasi respons Presiden Prabowo terkait mitigasi terhadap infrastruktur pesantren, dan instruksi kepada Gus Muhaimin untuk mengecek pesantren-pesantren guna mencegah terjadinya kecelakaan seperti di Al Khoziny,” kata Cucun kepada wartawan, Rabu (8/10).
Hal itu langsung ditindaklanjuti Cak Imin dengan menemui Menteri Agama Nasaruddin Umar di kediamannya, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Selasa (7/10). Pertemuan tersebut membahas pembangunan pondok pesantren yang belum memenuhi standar.
Selain itu, Cak Imin juga menemui Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo untuk membahas izin persetujuan bangunan gedung (PBG) bagi pesantren.
“Langkah cepat Gus Muhaimin yang hari ini menemui Menteri Agama dan Menteri PU, saya kira sangat bagus. Ini sekaligus membuktikan bahwa negara sudah hadir ikut mensupervisi,” ucap Cucun.
Ia menekankan, penunjukan Cak Imin sebagai koordinator upaya audit infrastruktur pesantren sangat tepat, karena ia memiliki kedekatan historis dengan dunia pesantren.
“Cak Imin merupakan cucu dari KH Bisri Syansuri, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama. Jadi beliau paham betul permasalahan yang dihadapi pesantren,” ungkap legislator PKB itu.
Cucun menambahkan, keterlibatan pemerintah sangat penting untuk memastikan pembangunan pesantren memenuhi standar teknis.
Ia mendorong adanya pendampingan dari Kementerian Pekerjaan Umum maupun dinas terkait di tingkat daerah.
“Pesantren adalah lembaga pendidikan yang dihadirkan oleh masyarakat, tetapi membutuhkan kehadiran pemerintah. Jadi memang sudah seharusnya negara hadir untuk mensupervisi tata cara membangun,” tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo memerintahkan Menko PM Muhaimin Iskandar untuk memeriksa struktur dan kekuatan bangunan di pondok-pondok pesantren menyusul insiden ambruknya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo.
Perintah tersebut disampaikan langsung dalam rapat terbatas di kediaman pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu malam (5/10).
Dalam rapat itu, Prabowo meminta agar Cak Imin beserta jajaran kementeriannya melakukan audit menyeluruh terhadap pondok pesantren resmi, serta memperbaiki infrastruktur yang dinilai rawan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
