Suasana aksi solidaritas Palestina di Kedubes AS, Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2025). (Farah Nur Azizah)
JawaPos.com – Aksi solidaritas untuk Palestina Kembali digelar di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta Pusat, Selasa (7/10). Aksi ini dihadiri oleh massa dari berbagai agama, usia, latar belakang, hingga profesi.
Pantauan JawaPos.com, Aksi ini berlangsung mulai pukul 14.00-17.00 dengan pengamanan dari aparat kepolisian.
Berbagai lembaga kemanusiaan turut terjun dalam aksi ini dengan menyediakannya minuman dan roti, serta buah semangka yang menjadi simbol yang dibagikan secara cuma-cuma.
Aksi solidaritas tersebut digelar tepat dua tahun perang antara Hamas dan Israel yang dimulai pada 7 Oktober 2023, dan berujung genosida di Gaza, Palestina.
Bukan hanya nyawa yang direnggut, tetapi masjid, rumah, sekolah, sampai rumah sakit pun dihancurkan dengan kejam.
Tak sampai disitu, bencana kelaparan kini melanda Gaza, di mana bantuan kemanusiaan dari segala arah dihadang oleh militer Israel.
Massa menyebut bahwa genosida masih terus berlanjut dan dunia menyaksikan, namun negara-negara belum juga mengambil langkah konkret untuk menghentikannya. Karena itu, aksi solidaritas Palestina ini kembali digelar untuk menyadarkan kembali agar dunia tidak diam.
Selama aksi berlangsung, sejumlah perwakilan massa menyampaikan orasi. Seperti Felix Siauw, Koiyocabe, Asma Nadia, Muhammad Husein Gaza dan beberapa tokoh lainnya.
Bahkan perwakilan buruh dan ojek online pun turut hadir dan ikut bersuara pada aksi solidaritas Palestina di Kedubes AS.
Salah satu warga Kristiani yang ikut menyuarakan bela Palestina mengungkapkan bahwa perang antara Israel dan Palestina bukanlah perang agama. Melainkan monopoli asing negara besar yang mendukung Israel.
Karena itu, menurut dia untuk membela Palestina tidak harus menjadi muslim. Tetapi cukuplah menjadi manusia, karena Palestina adalah tentang kemanusiaan.
Antusias masyarakat pada aksi ini juga terlihat dari pakaian dan atribut yang digunakan. Massa mengenakan keffiyeh, baju hitam yang dilengkapi atribut bendera Palestina, syal, serta membawa poster-poster terkait Palestina.
Dalam berbagai poster itu dituliskan, “Free Palestine”, “Gaza is being starved by U.S. backed Israel”, “Stop killing”, “All eyes on sumud flotilla” dan berbagai tulisan lainnya yang memberi dukungan pada kemerdekaan Palestina.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022