Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 September 2025 | 07.01 WIB

Kartu Liputan Wartawan CNN Indonesia Dicabut usai Tanyakan soal MBG ke Presiden, Mensesneg: Kita Cari Jalan Keluar Terbaik

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, di Istana Negara, Kamis (18/9). (istimewa) - Image

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, di Istana Negara, Kamis (18/9). (istimewa)

JawaPos.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons soal kabar pencabutan ID Peliputan Istana Kepresidenan terhadap Jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia. Ia memastikan, pihaknya akan mencari solusi yang terbaik dari permasalahan tersebut.

Sebab, diduga Diana Valencia menanyakan maraknya isu keracunan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesaat Presiden Prabowo tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9). "Ya, kita cari jalan keluar terbaiklah," kata Prasetyo Hadi di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (28/9).

Prasetyo menyatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Biro Pers Istana untuk mencari jalan keluar terbaik, dari dugaan pencabutan ID Peliputan Istana Kepresidenan dari Jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia.

"Jadi, besok kami sudah menyampaikan kepada biro pers untuk coba dikomunikasikan agar ada jalan keluar terbaik. Kita bangun komunikasi bersama lah," ujarnya.

Lebih lanjut, Prasetyo memastikan tidak ada atensi khusus dari Presiden Prabowo soal dugaan pencabutan ID Peliputan Istana tersebut. "Tidak cukup saya saja, cukup," tegasnya.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan pesan pamit jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia dari grup pesan aplikasi WhatsApp Istana Kepresidenan. Pesan berantai itu diduga tersebar dari grup wartawan Istana Kepresidenan.

Diana diduga tidak boleh melakukan kegiatan peliputan usai bertanya kepada Presiden Prabowo Subianto soal permasalahan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertanyaan itu dilontarkan Diana saat Presiden Prabowo tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (28/9).

"Selamat malam, kakak-kakak. Per malam ini saya bukan wartawan istana lagi karena ID Card saya sudah diambil oleh Biro Pers karena saya dinilai bertanya di luar konteks acara," ucap Diana dalam pesan yang tersebar di media sosial.

"Oleh karena itu, saya izin leave group ini. Terimakasih banyak, sampai bertemu di liputan lain," imbuhnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore