Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 September 2025 | 13.03 WIB

Setelah 130 Tahun di Belanda, Fosil Homo Erectus Trinil Akhirnya Kembali ke Indonesia

Fadli Zon menerima pengembalian Koleksi Dubois, termasuk fosil manusia purba dari Pemerintah Belanda di Museum Naturalis, Leiden, Jumat (26/9). (Istimewa) - Image

Fadli Zon menerima pengembalian Koleksi Dubois, termasuk fosil manusia purba dari Pemerintah Belanda di Museum Naturalis, Leiden, Jumat (26/9). (Istimewa)

JawaPos.com-Setelah lebih dari seabad tersimpan di Belanda, koleksi fosil temuan Eugene Dubois akhirnya resmi dikembalikan ke Tanah Air. Dalam upacara resmi di Museum Naturalis, Leiden, Belanda, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menerima langsung dokumen pengembalian koleksi bersejarah tersebut dari pemerintah Belanda.

Koleksi Dubois terdiri atas sekitar 28.000 fosil hasil temuan di Pulau Jawa dan Sumatera. Di antaranya termasuk fosil Homo erectus (dahulu disebut Pithecanthropus erectus) yang ditemukan pada 1891–1892 di Trinil, Ngawi, Jawa Timur. Artinya, baru setelah 130 tahun lebih fosil itu di kembali ke Indonesia.

Serah terima ini juga bertepatan dengan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Belanda, menandai momentum penting diplomasi budaya kedua negara.

Indonesia Diakui Sebagai Salah Satu Peradaban Tertua

Menurut Fadli Zon, pengembalian koleksi ini bukan sekadar pemindahan benda sejarah, melainkan pengakuan atas peradaban Nusantara sebagai salah satu yang tertua di dunia.

"Hari ini kita menutup jurang sejarah dan memulihkan martabat pengetahuan yang lahir dari Trinil," ujar Fadli Zon dikutip dari Antara, Minggu (28/9).

Fadli Zon menegaskan, langkah ini juga menjadi bukti nyata keberhasilan diplomasi budaya Indonesia.

"Kepulangan Koleksi Dubois adalah bukti bahwa diplomasi budaya Indonesia bekerja, kepemilikan sah NKRI diakui, dan akses riset dunia tetap terjaga," ungkap Fadli Zon.

Fadli Zon menjelaskan, pemulangan koleksi Dubois merupakan hasil kerja panjang Tim Repatriasi Kementerian Kebudayaan. Sejak awal 2025, tim telah melakukan riset mendalam dan perundingan intensif dengan Colonial Collections Committee (CCC) Belanda untuk memastikan kepulangan koleksi secara sah dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda Gouke Moes menyampaikan komitmen negaranya untuk melakukan repatriasi koleksi kolonial secara transparan dan bertanggung jawab.

Dia menilai pengembalian koleksi Dubois ke Indonesia sebagai langkah penting dalam hubungan budaya kedua negara.

Akan Dibentuk Tim Gabungan Indonesia–Belanda

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Belanda telah menyepakati rencana teknis pemindahan koleksi fosil tersebut.

Kedua pihak juga akan membentuk tim gabungan guna mengawal seluruh proses pemulangan, termasuk kerja sama dalam riset, konservasi, digitalisasi, publikasi ilmiah, dan peningkatan kapasitas peneliti di masa depan.

Langkah ini diharapkan menjadi tonggak baru diplomasi budaya Indonesia, sekaligus membuka peluang kolaborasi riset arkeologi dan sejarah manusia purba antara kedua negara.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore