Program MBG ini digelar serentak di 14 Posyandu se-Kelurahan Rejosari Kota Semarang. Sasaran utamanya cukup luas.Mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita yang berisiko stunting(2/7/2025). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
JawaPos.com – Badan Gizi Nasional (BGN) akan menghentikan pemakaian produk-produk pabrikan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kebijakan ini diambil untuk mendukung ekonomi lokal sekaligus memastikan keamanan pangan.
“Kami juga menghentikan semua produk-produk pabrika. Kami akan menjalankan instruksi Presiden bahwa dapur MBG ini adalah untuk membangkitkan ekonomi lokal. Bukan untuk memperkaya konglomerat pemilik pabrik roti,” tegas Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang di Jakarta pada Jumat (26/9).
Dia menjelaskan roti untuk program MBG ke depan akan dibuat langsung oleh para ibu murid. “Kecuali ada susu yang dimana di dapur itu memang tidak ada peternakan susu. Maka terpaksa untuk sementara kami bolehkan untuk menggunakan susu kemasan,” tambahnya.
Nanik juga menegaskan pihaknya tak lagi mentolerir pelanggaran SOP yang berpotensi membahayakan kesehatan anak-anak penerima MBG, seperti kasus-kasus yang terjadi belakangan ini.
"Kami tidak ingin ada kejadian seperti ini lagi. Dan terus terang kami terus maraton, apa yang harus kami perbaiki," ujarnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga sudah mengeluarkan surat kepada seluruh mitra untuk melengkapi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sertifikat halal, dan sertifikat untuk penggunaan air yang layak pakai dalam waktu 1 bulan.
Baca Juga: Sambil Menangis, Wakil Kepala BGN Minta Maaf atas Insiden Keracunan MBG di Sejumlah Wilayah
"Apabila dalam waktu 1 bulan itu ternyata mereka tidak memenuhi 3 hal ini, maka kami akan menutup," tandasnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
