
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombespol Wira Satya Triputra. (Dery Ridwamsah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Nama Eko Purnomo dan Bima Permana Putra masuk dalam 2 di antara 4 orang hilang dalam aksi demo Agustus lalu. Tim Khusus Gabungan Polda Metro Jaya berhasil menemukan Eko dan Bima di daerah berbeda. Polisi juga mengungkap alasan di balik hilangnya kedua pemuda tersebut. Mereka menghilangkan diri dengan maksud ingin hidup mandiri.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra menyampaikan bahwa pihaknya menemukan Bima di wilayah Malang, Jawa Timur (Jatim). Berdasar laporan yang masuk ke Polsek Cikarang Selatan pada 6 September lalu, Bima pamit kepada keluarganya pergi ke Glodok pada 31 Agustus lalu.
"Berdasarkan hasil komunikasi kami dengan saudara Bima diketahui bahwa pada 1 September 2025 saudara Bima berangkat menuju ke Malang, Jawa Timur. Hal tersebut atas keinginan sendiri dengan menggunakan sarana sepeda motor. Dalam perjalanannya saudara Bima sempat menjual kendaraannya di daerah Tegal," terang Wira kepada awak media.
Usai menjual sepeda motornya, Bima melanjutkan perjalanan dari Tegal ke Malang menggunakan kereta api. Setibanya di Malang, Bima tinggal di hotel dan memulai aktivitas berjualan mainan barongsai di Kawasan Kelenteng Lama. Pada 17 September, Polda Metro Jaya berhasil menemukan Bima di lokasi pemuda tersebut berjualan.
"Dari hasil komunikasi kami dengan saudara Bima, beliau menyampaikan bahwa alasan kepergian meninggalkan rumah, hal tersebut dikarenakan karena beliau ingin hidup mandiri," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Reserse Siber (Dirresiber) Polda Metro Jaya Kombes Roberto G. M. Pasaribu menyampaikan bahwa Eko dilaporkan hilang pada 3 September lalu. Laporan tersebut dibuat ke Polsek Cempaka Putih. Selain itu, teman-teman Eko juga membuat laporan melalui hotline salah satu pengaduan KontraS pada 4 September.
Selang beberapa hari, pada 8 September Eko disebut sudah bisa dihubungi dan meminta laporan pengaduan atas nama dirinya dicabut. Namun demikian, pihak keluarga yang merasa belum bisa berkomunikasi dengan Eko memutuskan untuk membuat laporan tambahan ke Polsek Johar Baru pada 10 September. Sehingga pada 16 September, Eko menghubungi keluarganya.
"Dan juga pada tanggal 17 September 2025, laporan mengenai hilangnya saudara Eko sudah dicabut oleh ibunda dari Saudara Eko di Polsek Johar Baru. Adapun alasan Saudara Eko sampai ikut naik kapal bekerja untuk mencari nafkah dalam hal ini untuk kehidupan sendiri dan ingin hidup secara mandiri," jelasnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
