
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menyambut HUT ke-81 Indonesia pada 17 Agustus mendatang, Kementerian Agama (Kemenag) menyelenggarakan Zikir dan Doa Kebangsaan di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat (Jakpus) sore sampai malam ini (1/8). Polda Metro Jaya mengerahkan 1.263 personel untuk mengawal pelaksanaan acara tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa ribuan personel tersebut disiagakan sejak sebelum acara dimulai, saat acara berlangsung, sampai setelah acara selesai. Pengamanan dilaksanakan oleh jajaran kepolisian melalui operasi terpadu. Tidak sendirian, petugas kepolisian juga bekerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) dan instansi terkait lainnya.
”Sebanyak 1.263 personel gabungan terdiri dari Polda Metro Jaya serta TNI dan pemerintah daerah,” ungkap Budi kepada awak media.
Perwira menengah (pamen) dengan tiga kembang di pundak itu menyampaikan bahwa ribuan personel dikerahkan bukan hanya untuk mengawal jalannya acara, melainkan turut melakukan deteksi dini dan pencegahan segala potensi gangguan keamanan. Termasuk melakukan sterilisasi lokasi acara sebelum Zikir dan Doa Kebangsaan berlangsung.
Bagi masyarakat yang hendak datang langsung ke lokasi acara, Budi mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan sejumlah kantong parkir di sekitar Kawasan Monas. Polda Metro Jaya menyiapkan 21 kantong parkir di sejumlah lokasi untuk mengantisipasi membludaknya kendaraan peserta sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Polisi juga membagi lokasi parkir berdasarkan asal kedatangan peserta. Untuk peserta dari wilayah Jakarta, kendaraan dapat diparkir di sekitar kawasan Monas. Peserta dari Jawa Barat diarahkan menuju kawasan parkir JIEXPO Kemayoran dengan titik drop off dan pick up di Jalan Medan Merdeka Timur. Peserta dari Provinsi Banten diarahkan memanfaatkan kantong parkir Aldiron.
Selain 3 lokasi utama tersebut, polisi juga menyediakan sejumlah kantong parkir lain yang tersebar di Jakpus. Diantaranya Gedung Pertamina Lama, Galeri Nasional, PLN Jakpus, Kementerian Perdagangan, Lemhannas, Telkom, Danareksa, Bank Indonesia, Kemenag, Stasiun Gambir, Masjid Istiqlal, Kantor Pos Indonesia, Lapangan Banteng, kawasan Dhanapala-OJK, Benyamin Sueb, Sapta Pesona, sepanjang APEC, Cekungan Plaza Barat, Lapangan IRTI Monas, dan BUMN.
Sementara akses masuk dan keluar disiapkan di 4 titik. Yakni Pintu Timur Laut Monas, Pintu Tenggara Monas, Pintu Lapangan Ikada, dan Pintu Barat Monas. Pintu Barat Laut Monas khusus disiapkan untuk presiden, wakil presiden, serta tamu VVIP dan VIP. Budi menyampaikan bahwa jajarannya akan berfokus pada pengamanan. Namun juga tetap berusaha sebaik mungkin memberikan layanan kepada masyarakat yang datang dan beraktivitas ke sekitar Kawasan Monas.
”Personel ditempatkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta yang hadir, termasuk kegiatan aktivitas masyarakat secara rutin,” jelasnya.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
