
Kerusakan fasilitas umum imbas kerusuhan usai demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (29/8) lalu. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com – Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PDIP, Marinus Gea, menyampaikan kritik terhadap aksi sweeping dan kriminalisasi terhadap lebih dari 3.300 orang sejak aksi unjuk rasa pada 25 Agustus 2025 lalu. Mereka diduga dijerat dengan tuduhan provokasi hingga makar.
Marinus menilai tindakan itu berpotensi melanggar hak asasi manusia (HAM), khususnya kebebasan berekspresi yang dijamin konstitusi dan merupakan pilar utama demokrasi pasca-reformasi.
“Praktik sweeping, penangkapan sewenang-wenang, dan penggunaan pasal karet untuk membungkam mahasiswa, aktivis, maupun media independen tidak sejalan dengan semangat reformasi,” kata Marinus kepada wartawan, Kamis (18/9).
Menurutnya, pola penegakan hukum yang represif justru melukai prinsip demokrasi serta memperlebar jarak ketidakpercayaan antara rakyat dan negara.
Ia menambahkan, kriminalisasi ribuan orang tidak sejalan dengan komitmen pemerintah yang selama ini menggaungkan keterbukaan dan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.
“Pendekatan yang menekan hanya akan memunculkan resistensi publik, bukan menyelesaikan persoalan. Situasi ini berpotensi menghambat terciptanya iklim politik yang sehat serta dialog yang konstruktif,” ujarnya.
Marinus mendorong aparat penegak hukum untuk menghentikan tindakan sewenang-wenang dan mengutamakan ruang komunikasi dengan masyarakat sipil. Ia mengingatkan bahwa reformasi 1998 telah membuka jalan bagi lahirnya tatanan politik yang demokratis.
“Segala praktik represif dipandang sebagai kemunduran yang dapat mengikis kepercayaan publik terhadap negara,” pungkasnya.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
