Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 21.16 WIB

Usai Absen Selama 10 Tahun, Presiden Indonesia Bakal Hadir Langsung di Sidang Majelis Umum PBB

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Majelis Umum (SMU) PBB, di New York, Amerika Serikat. (Mia/Jawa Pos)

JawaPos.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Majelis Umum (SMU) PBB, di New York, Amerika Serikat. Prabowo akan berpidato pada sesi Debat Umum yang berlangsung pada 23 September 2025. 

Kehadiran Prabowo ini akan sekaligus menutup puasa keabsenan Presiden Indonesia dalam SMU PBB selama 10 tahun terakhir. Mengingat, selama kepemimpinannya, Presiden Ke-7 RI Joko Widodo, memilih tidak menghadiri secara langsung SMU PBB ini. Ia pernah menyampaikan pidatonya secara virtual dalam SMU PBB saat pandemi lalu. Selebihnya, mendelegasikan Retno Marsudi, yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) kala itu.

Sidang Majelis Umum Ke-80 PBB dibuka pada 9 September 2025, sementara agenda Debat Umum, di mana Presiden Prabowo akan berpidato, akan dibuka pada 23 September 2025.

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengungkapkan, ada beberapa isu yang nantinya diangkat oleh Presiden Prabowo dalam pidatonya. Yang jelas, isu Palestina tidak akan luput dalam pembahasan.

“Pastinya isu Palestina akan masuk dalam pembahasan nanti, tentu saja,” ujarnya di Jakarta, Rabu (17/9). Saat ini, imbuh dia, pihaknya masih mematangkan lebih lanjut isu-isu yang akan disampaikan Presiden dalam sidang PBB tersebut.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemlu Tri Tharyat menyebut, Presiden akan membahas mengenai dinamika global saat ini. Mulai dari isu Palestina, reformasi sistem multilateral, hingga mendorong peran negara-negara Global South dengan Semangat Bandung (KTT Asia-Afrika) sebagai pedoman. 

Selain itu, menurutnya, kehadiran Presiden akan menjadi kesempatan yang sangat baik dalam mendorong pelaksanaan program-program dan visi Asta Cita Presiden. “Presiden Prabowo akan berbicara di urutan ketiga, setelah Brazil dan Amerika Serikat, pada hari pertama sesi Perdebatan Umum (General Debate) SMU PBB yang berlangsung di New York, Amerika Serikat, pada 23 September,” paparnya. 

Tahun ini, SMU PBB mengusung tema "Better Together: 80 Years and More for Peace, Development and Human Rights”. Tema dipilih seiring dengan bertambahnya usia PBB yang mencapai 80 tahun. 

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore