
Meski Presiden Prabowo Subianto batal hadir, 100 ribu jamaah lintas agama tetap khidmat melantunkan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Jakarta, pada Sabtu (1/8). (BPMI Setpres)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto batal hadir dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Sabtu malam (1/8), namun 100 ribu jamaah tetapi hadir memenuhi lokasi acara. Mereka berdoa bersama menjelang peringatan HUT ke-81 Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa presiden sedianya hadir dalam acara tersebut. Namun rencana itu urung terlaksana lantaran ada urusan kenegaraan lain yang tidak dapat ditinggalkan. Meski begitu, acara yang turut dihadiri ulama dan tokoh lintas agama itu tetap berlangsung khidmat.
Dalam sambutannya, Nasaruddin menyampaikan bahwa zikir dan doa kebangsaan adalah ikhtiar spiritual bangsa dalam mengisi kemerdekaan serta pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, dan harmoni di tengah keberagaman Indonesia. Dia menyebut bangsa yang besar juga dibangun oleh kekuatan doa, keluhuran akhlak, dan kokohnya kerukunan antarsesama.
”Dengan zikir kita menumbuhkan hati, dengan doa kita mengetuk langit, dan dengan kerja serta pengabdian kita membangun bumi. Sekitar 100 ribu peserta zikir dan doa malam ini datang dari berbagai wilayah, dari berbagai agama, bersama-sama berdoa untuk negeri,” kata dia.
Doa kebangsaan lintas agama yang dipimpin oleh 6 tokoh lintas agama. Doa dipanjatkan secara bergantian sesuai keyakinan masing-masing sebagai wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus harapan agar Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, serta kekuatan dalam mewujudkan cita-cita nasional.
Pembacaan doa diawali dari agama Kristen Protestan yang dipimpin oleh Pendeta. Jacklevyn Frits Manuputty. Sementara untuk agama Katolik dipimpin oleh Romo Fransiskus Yance Sengga. Doa bagi umat Hindu dipimpin oleh Pinandita Gede Pastika. Kemudian doa umat Budha dipimpin oleh Bhikku Bhadranatha.
Selanjutnya, pembacaan doa berlanjut bagi umat Konghucu yang dipimpin oleh Xs. Budi S. Tanuwibowo. Serta doa untuk umat beragama Islam dipimpin oleh H. Husni Ismail. Suasana khidmat berlanjut melalui lantunan Sholawat Kebangsaan yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama ribuan jemaah yang memadati kawasan Monas sejak sore.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan diawali pembacaan Khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Dr. KH. Rijal Ahmad Rangkuti. Kemudian dilanjutkan pembacaan Doa Khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Ust. H. Muzakkir Abd Rahman. Turut hadir dalam acara tersebut para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih serta para tokoh lintas agama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022