Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 20.26 WIB

Sempat Kuliah di Universitas Al-Azhar kini Bayan Ali Lanjut di UIII Depok, ini Potret Rumah Mahasiswa Asal Gaza yang Luluh-lantak Akibat Israel

Rumah Bayan Ali Muhammad, mahasiswa UIII Depok, di Gaza yang luluh lantak akibat serangan Israel. (Dok. Pribadi Bayan Ali) - Image

Rumah Bayan Ali Muhammad, mahasiswa UIII Depok, di Gaza yang luluh lantak akibat serangan Israel. (Dok. Pribadi Bayan Ali)

JawaPos.com - Bangunan rumah khas timur tengah itu sudah hancur lebur, hanya tersisa reruntuhan dan bongkahan-bongkahan batu yang tercecer di sana. Tiang-tiang yang tertancap tampak bengkok dengan besi yang menonjol di atasnya.

Begitulah kondisi rumah Bayan Ali Muhammad Hassan di Jalan Annashr, Gaza Utara, Palestina, yang ikut terdampak akibat genosida dari Israel terhadap negeri tersebut. 

Bayan yang lebih akrab disapa Abu Ali itu kini telah meninggalkan kampung halamannya dan berkuliah magister di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Depok, Jawa Barat.

Abu Ali mengatakan, posisi rumahnya yang kini hancur itu berada dekat dengan Rumah Sakit Indonesia di Gaza. "Saya dulu belajar S1 di University Al-Azhar di Gaza city," tuturnya kepada JawaPos.com, Kamis (18/9).

Tak hanya rumahnya yang hancur, toko tempatnya mencari nafkah dengan berjualan parfum juga turut luluh lantak akibat serangan tak adil dari Israel.

Bangunan rumah khas timur tengah itu sudah hancur lebur, hanya tersisa reruntuhan dan bongkahan-bongkahan batu yang tercecer di sana. (dok. pribadi Abu Ali)

"Saya punya bisnis parfum di Gaza dan toko saya sudah hancur," kata Abu Ali.

Dalam foto yang dikirimkannya kepada JawaPos.com, terlihat hanya sisa-sisa perabotan yang menggunung di atas bongkahan batu yang sudah hampir menjadi pasir.

Sebelumnya, dalam sela upacara penyambutan mahasiswa baru di UIII Abu Ali menyampaikan bahwa pendidikan bukan sekadar cita-cita pribadi, melainkan juga tali harapan. Datang dari Gaza, Palestina, sebuah tempat di mana kehidupan sehari-hari terinspirasi dengan perjuangan dan inspirasi, ia memilih untuk menempuh mimpinya di UIII.

Saat ini, dia resmi terdaftar di Fakultas Studi Islam, Program Magister Takhassus Turath (Kajian Islam Klasik).

"Saya memilih program ini karena melanjutkan jalur akademik yang saya mulai di Universitas Al-Azhar Gaza, tempat saya lulus dari Fakultas Pendidikan dengan fokus pada Studi Islam," ungkap Bayan.

Ia menceritakan setelah melakukan penelitian, menemukan informasi bahwa UIII menyediakan lingkungan akademik yang mendukung. Kemudian didukung dengan dosen-dosen yang berkompeten serta kurikulum yang komprehensif

Bagi Abu Ali, kampus UIII bukan sekadar institusi akademik. Lebih dari itu, UIII adalah ruang harapan, tempat ia ingin memperkuat keterampilan akademik dan kemampuan berpikir kritis. Di kampus UIII Bayan juga ingin menumbuhkan suaranya sebagai seorang cendekiawan meski berasal dari tanah air yang penuh kesulitan. 

"Saya yakin belajar di UIII akan membuat saya lebih produktif dalam menghasilkan penelitian dan publikasi ilmiah," katanya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore