Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Juni 2026 | 19.56 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Mengancam Proses Perdamaian dalam Pembicaraan Amerika Serikat-Iran

Petugas pertolongan mengevakuasi korban dari lokasi serangan udara Israel yang menargetkan desa Qennarit di Lebanon (Al-Jazeera) - Image

Petugas pertolongan mengevakuasi korban dari lokasi serangan udara Israel yang menargetkan desa Qennarit di Lebanon (Al-Jazeera)

JawaPos.com – Serangan Israel di Lebanon menewaskan sedikitnya 32 orang meskipun gencatan senjata baru telah diberlakukan.

Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Minggu (21/6), Serangan tersebut meningkatkan ketegangan di kawasan dan mengancam proses diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi ini membuat upaya memperkuat perdamaian di Timur Tengah menghadapi tantangan baru.

Serangan udara dan pesawat nirawak Israel dilaporkan terus terjadi di wilayah Lebanon selatan setelah kesepakatan gencatan senjata dengan Hizbullah dimulai. Di wilayah Nabatieh, serangan Israel menewaskan 16 orang dan melukai sejumlah warga lainnya.

Serangan lain juga terjadi di beberapa wilayah seperti Tyre, Sohmor, dan Qanarit yang menyebabkan korban jiwa tambahan.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyebut serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan lebih dari 4.000 orang dan melukai ribuan lainnya. Situasi tersebut menunjukkan rapuhnya kondisi gencatan senjata yang sebelumnya diharapkan dapat menghentikan konflik.

Pemerintah Lebanon menilai serangan berkelanjutan tersebut dapat menghambat upaya pemulihan stabilitas negara.

Ketegangan terbaru ini juga berdampak pada rencana pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran terkait nota kesepahaman yang telah disepakati sebelumnya. Iran menilai keberhasilan gencatan senjata di Lebanon menjadi faktor penting dalam menentukan kelanjutan proses diplomasi tersebut.

Pembicaraan yang melibatkan mediator dari Pakistan dan Qatar dijadwalkan berlangsung di Swiss.

Selain konflik antara Israel dan Hizbullah, permasalahan politik internal Lebanon turut memengaruhi proses perdamaian. Pemerintah Lebanon terus mendorong penarikan pasukan Israel dari wilayah selatan serta upaya pelucutan senjata Hizbullah sesuai rencana yang didukung Amerika Serikat.

Namun, keberlanjutan serangan dan penolakan Hizbullah terhadap kesepakatan tersebut membuat jalan menuju perdamaian semakin sulit.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore