
Mantan Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri. (Mabes Polri)
JawaPos.com - Keputusan Presiden Prabowo Subianto memilih Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Kepolisian dilakukan dengan banyak pertimbangan. Berdasar catatan dan rekam jejak, Dofiri merupakan jenderal polisi yang sangat kompeten. Dia turut serta membawa Polri melalui salah satu masalah paling pelik: Ferdy Sambo.
Dofiri adalah pemimpin Sidang Komisi Kode Etik Polri (KEPP) yang putusannya memberhentikan Ferdy Sambo. Saat itu, Sambo masih berpangkat jenderal bintang 2 Polri. Jabatannya sebelum diseret dalam sidang etik adalah kepala Divisi Propam (Divpropam) Polri. Selama berkarir di kepolisian, Dofiri juga melaksanakan tugas dengan paripurna. Dia pensiun sebagai wakapolri.
Dofiri adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1989. Di angkatannya, Dofiri menjadi lulusan terbaik alias peraih gelar Adhi Makayasa. Tugasnya di institusi Polri dimulai di Polda Metro Jaya. Dia pernah menjadi Kanit Resintel Polsek Tangerang pada 1990, kemudian Kanit Resmob Polres Tangerang pada 1991, dan Kapuskodalops Polres Tangerang pada 1996.
Pada 2007, Dofiri bertugas sebagai kapolres Bandung. Kemudian dia menjadi Wakapolwiltabes Bandung pada 2009, kapoltabes Jogjakarta pada 2009, dan menjadi koorspripim Polri pada 2010. Karirnya terus naik hingga mendapat kepercayaan sebagai wakapolda Jogjakarta pada 2013 dan karobinkar SSDM Polri pda 2014.
Dari sana, Dofiri mendapat kepercayaan sebagai kapolda Banten pada 2016, Kapolda Jogjakarta, Asisten Logistik Kapolri, Kapolda Jawa Barat, sampai naik pangkat menjadi jenderal bintang tiga sebagai kepala Baintelkam Polri pada 2021. Sebelum menjadi wakapolri dan menyudahi masa dinasnya tahun ini, Dofiri sempat menjadi Irwasum Polri pada 2023. Kini Dofiri mendapat kepercayaan besar saat Presiden Prabowo ingin melakukan reformasi di tubuh Polri.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
