
Siswa SMPN 22 Surabaya sangat antusias menyambut ompreng Makan Bergizi Gratis, Kamis (11/9/2025). (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com — Suasana SMPN 22 Surabaya kini semakin hidup sejak hadirnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Setiap siang, wajah-wajah siswa terlihat bersemangat menyambut jam istirahat yang kini identik dengan kebersamaan menikmati menu sehat dari pemerintah.
Antusiasme itu bukan tanpa alasan. Program MBG tidak hanya memberi asupan makanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru yang menumbuhkan rasa disiplin dan tanggung jawab di kalangan pelajar.
Pelaksanaan MBG di SMPN 22 Surabaya resmi dimulai pada Senin, 8 September 2025. Jadwal sebenarnya direncanakan sejak 1 September, namun sempat tertunda akibat situasi demo yang membuat sekolah kosong dari aktivitas siswa.
Siswa SMPN 22 Surabaya berbaris rapi menyambut ompreng Makan Bergizi Gratis, Kamis (11/9/2025). (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
Ketua PIC MBG SMPN 22 Surabaya, Eni Maulidah, menyampaikan bahwa program berjalan lancar sejak hari pertama.
Ia menegaskan pihak sekolah telah mempersiapkan teknis pembagian makanan dengan matang agar tertib dan teratur.
“Mulai dari hari Senin (8 September 2025). Sebenarnya perencanaan kan kita dimulai dari awal. Karena kemarin ada kendala demo yang sampai rame. Akhirnya ditunda satu minggu,” ujar Eni Maulidah kepada JawaPos.com, Kamis (11/9/2025).
“Kita dimulai dari tanggal 8 September. Perencanaannya itu dari tanggal 1. Harusnya kan dimulai tanggal 1. Tapi Akhirnya kan tidak ada siswa (karena dampak demo). Maka diundur tanggal 8.”
“Jadi untuk (Makan Bergizi Gratis), Alhamdulillah sejauh ini lancar,” pungkas Eni Maulidah.
Kehadiran MBG langsung disambut hangat oleh siswa. Mereka merasakan sendiri manfaat nyata dari kebersamaan, pola makan yang lebih sehat, dan semangat baru dalam belajar.
Siswa SMPN 22 Surabaya siap menyantap Makan Bergizi Gratis, Kamis (11/9/2025). (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
Ketua OSIS SMPN 22 Surabaya, Queena Adiva Azzahrah, mengaku program ini membuat siswa lebih kompak. Jika biasanya istirahat kedua siswa cenderung terpencar, kini mereka duduk bersama menikmati hidangan bergizi.
“Untuk saya ya, Kak. Menurut saya program MBK ini bisa meningkatkan dari banyak sisi positifnya,” ujar Queena.
“Terutama untuk saya dan teman-teman yang setiap istirahat jam kedua itu langsung pada buyar. Sekarang jadinya bersatu, kita makan bareng-bareng.”
Bagi Queena, perubahan pola makan juga memberi dampak positif bagi kesehatan pribadinya. Ia yang kerap telat makan karena maag kini lebih teratur dengan menu seimbang yang disediakan setiap hari.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
