Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 September 2025 | 23.19 WIB

Pimpinan DPR Terima Perwakilan BEM SI, Didesak Usut Pernyataan Prabowo soal Demonstrasi yang Ditunggani dan Menjurus Makar

Pimpinan DPR RI menerima peewakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9). (Ridwan/ JawaPos.com) - Image

Pimpinan DPR RI menerima peewakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9). (Ridwan/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pimpinan DPR RI menerima peewakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9). Sejumlah Pimpinan DPR RI yang hadir di antaranya Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Cucun Ahmad Syamsurizal.

Berbagai elemen mahasiswa itu di antaranya GMNI, GMKI, KAMMI, HMI-MPO, BEM SI Kerakyatan, BEM SI Rakyat Bangkit, BEM Nusantara, BEM UI, hingga BEM PTN Nusantara. Mereka datang menggunakan atribut masing-masing ke dalam Gedung DPR.

"Kami mengucapkan terima kasih dan selamat datang di DPR RI. Saya didampingi Wakil Ketua DPR, sebelah kanan saya, Pak Kang Sa'an, sebelah kiri saya Pak Cucun," kata Dasco kepada para elemen mahasiswa.

Dalam penyampaian pertemuan itu, elemen mahasiswa menyampaikan langsuny aspirasi mereka kepada para wakil rakyat di DPR. Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Agus Setiawan menyatakan, kehadirannya ke DPR merupakan bentuk kecintaannya atas berbagai kondisi bangsa hari ini.

"Sebetulnya tadi malam, kami sempat mengambil momen refleksi sendiri, karena kami amat sedih melihat dinamika bangsa hari ini yang seakan-akan kok rasa-rasanya malah merugikan kita sebagai bagian dari warga negara, maka dari itu saya membuat satu catatan refleksi Indonesia hari ini dengan satu tajuk menyelamatkan demokrasi, menegakkan supremasi sipil," kata Agus dihadapan anggota dewan.

Ia menyoroti berbagai demonstrasi yang terjadi belakangan ini. Bahkan, pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan menjadi korban dari kekejaman aparat.

"Inilah yang memantik rasa kemanusiaan kami untuk hadir di jalanan," ucapnya.

Ia mendorong agar dibentuk tim investigasi independen untuk mengusut berbagai kasus kekerasan yang terjadi di tengah-tengah aksi unjuk rasa. Terlebih, Presiden Prabowo menyebut, ada dugaan makar dibalik kericuhan massa yang belakangan terjadi.

"Sehingga apa yang disampaikan bapak presiden dapat dibuktikan, karena kami dari gerakan merasa dirugikan dengan statement tersebut yang kemudian menghalangi gerakan kami ke depan," pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore