Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 September 2025 | 06.55 WIB

Waspada! Kebiasaan Bernapas dengan Mulut Bisa Bikin Masalah pada Gigi dan Bentuk Wajah Menurut Dokter, Apalagi untuk Anak

Ilustrasi orang bernapas lewat mulut. Tindakan ini bisa memicu masalah pada gigi dan bentuk wajah. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang bernapas lewat mulut. Tindakan ini bisa memicu masalah pada gigi dan bentuk wajah. (Freepik)

JawaPos.com - Kebiasaan bernapas lewat mulut ternyata tidak bisa dianggap sepele. Menurut dokter gigi spesialis ortodontis Bethsaida Hospital Gading Serpong drg. Fauzia Adhiwidyanti, Sp.Ort., kebiasaan ini dapat memicu masalah pada gigi, rahang, hingga bentuk wajah, khususnya pada anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Fauzia menjelaskan, bernapas lewat mulut biasanya terjadi karena adanya hambatan di saluran pernapasan hidung, misalnya akibat alergi, sinusitis, pilek berkepanjangan, hingga pembesaran amandel.

Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, anak berisiko mengalami lengkung gigi atas yang sempit, gigi maju, gigitan terbuka, bahkan kesulitan mengunyah makanan.

Selain berdampak pada gigi, kebiasaan bernapas dengan mulut juga bisa menimbulkan mulut kering, meningkatkan risiko gigi berlubang, penyakit gusi, hingga perubahan struktur wajah yang dikenal sebagai long face.

“Perawatan ortodontik sejak dini sangat penting agar pertumbuhan gigi dan wajah anak tetap optimal,” kata Fauzia kepada wartawan, Senin (1/9).

Tanda-tanda yang perlu diwaspadai antara lain mulut kering saat bangun tidur, mendengkur, tidur dengan mulut terbuka, wajah memanjang, hingga suara sengau.

Jika gejala ini muncul, orang tua disarankan segera berkonsultasi dengan dokter gigi ortodontis.

Perawatan biasanya meliputi perbaikan posisi gigi dengan ortodontik, latihan pernapasan, hingga kolaborasi dengan dokter THT atau terapis bicara jika ada penyebab medis lain.

“Dengan penanganan yang tepat, kita tidak hanya memperbaiki gigitan dan estetika gigi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup anak,” tegas Fauzia.

Senada, Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Pitono, menambahkan bahwa perawatan gigi bukan sekadar soal estetika, melainkan juga menyangkut kesehatan mulut dan keseimbangan wajah pasien.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore