
Komisioner Kompolnas Choirul Anam menunjukkan kunci ganda pada pintu kamar kos diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2025). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Undang-Undang (UU) Polri tengah digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Salah satunya ihwal rekrutmen. Penggugat mengusulkan agar penerimaan Polri minimal S1. Atas gugatan tersebut, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyatakan bahwa masih perlu waktu.
Komisioner Kompolnas Choirul Anam menyampaikan, bahwa usulan tersebut memang baik. Namun, perlu waktu untuk merealisasikan usulan tersebut. Menurut dia, usulan itu adalah cerminan dinamika masyarakat atas tata kelola dalam penegakan hukum di kepolisian.
"Saya kira itu harus kita sambut baik gugatan (salah nyebut bilang putusan) itu, namun demikian mungkin ada dua hal yang harus kita perhatikan. Yang pertama adalah butuh waktu ya, harus ada road map atau peta jalan yang jelas menuju ke sana," kata dia.
Menurut Anam, jika diterapkan saat ini, kondisinya masih sangat berat. Ada banyak faktor. Termasuk akses masyarakat terhadap pendidikan. Kedua, dia menyebut, harus dilihat lebih jauh fungsi dalam rekrutmen yang dilakukan oleh Polri. Tidak bisa dipukul rata.
"Mungkin fungsi-fungsi tertentu menjadi prioritas untuk disegerakan, ya dengan adanya perekrutan minimal S1 khususnya serse. Namun demikian ada fungsi-fungsi tertentu yang tidak mengharuskan adanya sarjana S1. Itu yang harus dipetakan," jelasnya.
Karena itu, mantan Komisioner Komnas HAM tersebut menyampaikan bahwa usulan yang baik tersebut harus tetap didudukan dalam dua spektrum. Spektrum pertama adalah tahapannya, road map-nya, yang harus dipersiapkan dengan jelas. Spektrum kedua terkait dengan fungsinya, ada juga fungsi-fungsi yang mengharuskan S1 tapi ada fungsi-fungsi yang tidak mengharuskan standar tersebut.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
