
Gempa bumi yang terjadi di Poso, Sulteng, menyebabkan sejumlah bangunan rusak berat. Beberapa warga juga luka-luka dan satu orang korban meninggal dunia. (BNPB)
JawaPos.com - Gempa Poso direspons cepat oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dengan mengirim bantuan logistik untuk para korban. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyebut, bantuan telah dikirim langsung dari Gudang Kemensos di Sentra Nipotowe Palu dan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah.
Adapun bantuan yang telah disalurkan berupa 150 lembar kasur, 100 lembar selimut, 100 paket kidsware, 200 lembar tenda gulung, dan 3 unit tenda serbaguna. Total nilai bantuan yang dikirimkan dari Gudang Sentra Nipotowe Palu tersebut mencapai Rp 202.199.210.
Sebelumnya, pada Minggu (17/8), Kemensos juga telah menyalurkan bantuan logistik yang dikirimkan dari Gudang Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah. Bantuan yang dikirim berupa 20 lembar kasur, 24 paket kidsware, 20 paket family kit, 48 paket makanan anak, 230 paket makanan siap saji, 24 lembar tenda gulung, dan 45 lembar selimut.
“Dalam penanganan bencana gempa di Poso, kami telah melakukan asesmen dan pendataan kebutuhan warga terdampak, serta mendistribusikan bantuan logistik,” ujarnya di Jakarta, Senin (18/8).
Menurutnya, dari catatan sementara, ada 184 Kepala Keluarga atau 433 jiwa terdampak gempa berkekuatan 6.0 magnitudo tersebut. Para korban tersebar di beberapa lokasi, antara lain Desa Masani, Tiwaa, Towu, Bega, Lape, Tokorondo, Kilo, Maranda, Tangkura, dan Patiwunga. Sebagian warga yang rumahnya rusak tersebut mengungsi ke rumah sanak saudara masing-masing.
“Satu orang di antaranya meninggal dunia dan 14 orang lainnya luka-luka,” ungkap menteri yang akrab disapa Gus Ipul tersebut. Pasien luka-luka, menurutnya, telah dievakuasi ke RSUD Poso dan Puskesmas Tokorondo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Selain itu, Kemensos melalui Tagana Poso juga telah mendirikan tenda serbaguna keluarga di halaman RSUD Poso. Tenda digunakan sebagai tempat evakuasi sementara bagi pasien rawat inap. Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan waspada terhadap gempa susulan.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Gempa dengan kekuatan 6.0 magnitudo dengan kedalaman 10 kilometer mengguncang wilayah laut Poso, sekitar 18 kilometer Barat Laut Poso, pada Minggu (17/8), pukul 05.38 WIB.
Guncangan dirasakan selama beberapa detik dan menyebabkan beberapa bangunan rusak. Seperti bangunan Rumah Ibadah/Gereja di Desa Towu, gedung sekolah di Desa Tangkura dan Towu, serta rumah warga. Gempa juga menimbulkan kekhawatiran akan tsunami, namun tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
