Gempa bumi yang terjadi di Poso, Sulteng, menyebabkan sejumlah bangunan rusak berat. Beberapa warga juga luka-luka dan satu orang korban meninggal dunia. (BNPB)
JawaPos.com - Gempa bumi dengan kekuatan 5,8 skala richter mengagetkan masyarakat di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Guncangan keras dirasakan saat aktivitas pagi sedang berlangsung pada Minggu (17/8). Berdasar data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa bumi tersebut memakan korban jiwa, menyebabkan korban luka, dan merusak sejumlah bangunan.
Data terkini yang dihimpun oleh BNPB sampai Senin pagi (18/8) mencatat seorang warga meninggal dunia. Korban adalah jemaat Gereja Elim Masani di Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir. Dia meninggal dunia setelah berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan bangunan dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis.
”Dilaporkan satu orang korban yang tertimbun reruntuhan bangunan meninggal dunia pada Minggu malam setelah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan setempat,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari pada Senin (18/8).
Secara terperinci, Abdul Muhari menyampaikan bahwa gempa berkekuatan 5,8 skala richter itu juga menyebabkan 8 orang luka berat, 32 orang luka ringan, dan 433 jiwa dalam 184 kepala keluarga terdampak. Informasi yang diterima oleh BNPB menyebutkan bahwa gempa bumi di Poso terjadi akibat pergerakan sesar Tokoraru yang terjadi bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
”Gempa bumi menimbulkan kerusakan dan sejumlah kerugian materiil yaitu 12 unit rumah rusak berat, 33 unit rumah rusak ringan, satu fasilitas ibadah rusak berat, dua fasilitas ibadah rusak ringan, dan satu fasilitas pendidikan rusak berat,” jelasnya.
Meski sudah mereda, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat masih terjadi gempa susulan. Hingga pagi tadi, sebanyak 27 gempa susulan terdeteksi oleh BMKG. Kekuatannya memang tidak sebesar gempa awal, yakni haya 3,3 skala richter. Namun, masyarakat di lokasi terdampak bencana diminta tetap waspada.
”Tim Reaksi Cepat BNPB hari ini telah bergerak ke wilayah terdampak di Kabupaten Poso guna mendampingi Pemerintah Daerah Poso dalam penanganan darurat,” jelasnya.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
