Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Agustus 2025 | 22.35 WIB

Rincian Korban Luka dan Meninggal Dunia Pasca Gempa Bumi di Poso, Gempa Susulan Masih Terjadi

Gempa bumi yang terjadi di Poso, Sulteng, menyebabkan sejumlah bangunan rusak berat. Beberapa warga juga luka-luka dan satu orang korban meninggal dunia. (BNPB)

JawaPos.com - Gempa bumi dengan kekuatan 5,8 skala richter mengagetkan masyarakat di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Guncangan keras dirasakan saat aktivitas pagi sedang berlangsung pada Minggu (17/8). Berdasar data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa bumi tersebut memakan korban jiwa, menyebabkan korban luka, dan merusak sejumlah bangunan. 

Data terkini yang dihimpun oleh BNPB sampai Senin pagi (18/8) mencatat seorang warga meninggal dunia. Korban adalah jemaat Gereja  Elim Masani di Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir. Dia meninggal dunia setelah berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan bangunan dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis. 

”Dilaporkan satu orang korban yang tertimbun reruntuhan bangunan meninggal dunia pada Minggu malam setelah menjalani perawatan di fasilitas kesehatan setempat,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari pada Senin (18/8). 

Secara terperinci, Abdul Muhari menyampaikan bahwa gempa berkekuatan 5,8 skala richter itu juga menyebabkan 8 orang luka berat, 32 orang luka ringan, dan 433 jiwa dalam 184 kepala keluarga terdampak. Informasi yang diterima oleh BNPB menyebutkan bahwa gempa bumi di Poso terjadi akibat pergerakan sesar Tokoraru yang terjadi bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. 

”Gempa bumi menimbulkan kerusakan dan sejumlah kerugian materiil yaitu 12 unit rumah rusak berat, 33 unit rumah rusak ringan, satu fasilitas ibadah rusak berat, dua fasilitas ibadah rusak ringan, dan satu fasilitas pendidikan rusak berat,” jelasnya. 

Meski sudah mereda, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat masih terjadi gempa susulan. Hingga pagi tadi, sebanyak 27 gempa susulan terdeteksi oleh BMKG. Kekuatannya memang tidak sebesar gempa awal, yakni haya 3,3 skala richter. Namun, masyarakat di lokasi terdampak bencana diminta tetap waspada. 

”Tim Reaksi Cepat BNPB hari ini telah bergerak ke wilayah terdampak di Kabupaten Poso guna mendampingi Pemerintah Daerah Poso dalam penanganan darurat,” jelasnya. 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore