Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Agustus 2025 | 03.30 WIB

Kasus Kebakaran Hutan di Riau Seret 55 Orang jadi Tersangka, Prabowo Perintahkan Angka Karhutla Harus Nol

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (kanan) rapat bersama BMKG dan BNPB terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jakarta (12/8). (Humas Kemenhut) - Image

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (kanan) rapat bersama BMKG dan BNPB terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jakarta (12/8). (Humas Kemenhut)

JawaPos.com - Penegakan hukum kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digenjot. Khusus di Provinsi Riau saja, sebanyak 55 orang ditetapkan jadi tersangka. Presiden Prabowo Subianto meminta kasus karhutla di Indonesia harus nol alias tidak ada sama sekali. 

Perkembangan penanganan karhutla itu disampaikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di kantor BMKG pada Selasa (12/8). Dalam kesempatan itu Raja memantau langsung karhutla di sejumlah daerah di Indonesia. Dia bersyukur pada 12 Agustus angka dan titik Karhutla terkendali. 

Raja mengatakan kasus karhutla dilaporkan lebih lengkap. "Angkanya sangat baik, per 12 Agustus ini Sulut (Sulawesi Utara) berada pada posisi titik yang aman terkendali," kata Raja. Tapi Kemenhut, BMKG, dan BNPB sepakat mengumumkan kepada masyarakat, Gubernur, Pangdam, dan Kapolda untuk tetap siaga sampai akhir September. Karena cuaca hujan masih variatif. Sampai dengan September, kawasan langganan karhutla seperti Riau Kalsel, Kalteng dan Kalbar harus tetap hati-hati.

Dalam rapat itu, Raja menyebutkan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian dan evaluasi terhadap penanganan Karhutla. Beberapa arahan Prabowo adalah menekan angka karhutla sampai nol.

Jadi, tidak boleh adanya asap yang berdampak ke negara lain. Serta penegakan hukum atas kasus karhutla dengan tegas. Arahan Prabowo itu telah dikerjakan bersama dengan BMKG, BNPB dan masyarakat secara baik. 

"Bisa kita kontrol ketika ada asap ada yang melintas batas ke Malaysia, Singapura, dan sebagainya. Ketiga penegakan hukum, di Riau itu sudah 55 orang menjadi tersangka," ungkapnya. Kombinasi penanganan karhutla lewat udara, darat, dan partisipasi masyarakat perduli api, menjadi modal menekan angka karhutla. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan terima kasihnya kepada Menhut Raja Antoni atas koordinasi yang telah dilakukan untuk menangani karhutla. "Kita dapat melakukan langkah-langkah antisipasi," jelasnya.

Dwikorita mengatakan kajian dan prediksi cuaca dari BMKG jadi dasar operasi modifikasi cuaca. Lewat pemantauan secara berkala oleh BMKG, bisa diprediksi titik mana saja yang berpotensi mudah terbakar dan memicu karhutla. Kemudian di lokasi tersebut dilakukan upaya pencegahan sejak dini.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore