
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (kanan) rapat bersama BMKG dan BNPB terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jakarta (12/8). (Humas Kemenhut)
JawaPos.com - Penegakan hukum kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digenjot. Khusus di Provinsi Riau saja, sebanyak 55 orang ditetapkan jadi tersangka. Presiden Prabowo Subianto meminta kasus karhutla di Indonesia harus nol alias tidak ada sama sekali.
Perkembangan penanganan karhutla itu disampaikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di kantor BMKG pada Selasa (12/8). Dalam kesempatan itu Raja memantau langsung karhutla di sejumlah daerah di Indonesia. Dia bersyukur pada 12 Agustus angka dan titik Karhutla terkendali.
Raja mengatakan kasus karhutla dilaporkan lebih lengkap. "Angkanya sangat baik, per 12 Agustus ini Sulut (Sulawesi Utara) berada pada posisi titik yang aman terkendali," kata Raja. Tapi Kemenhut, BMKG, dan BNPB sepakat mengumumkan kepada masyarakat, Gubernur, Pangdam, dan Kapolda untuk tetap siaga sampai akhir September. Karena cuaca hujan masih variatif. Sampai dengan September, kawasan langganan karhutla seperti Riau Kalsel, Kalteng dan Kalbar harus tetap hati-hati.
Dalam rapat itu, Raja menyebutkan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian dan evaluasi terhadap penanganan Karhutla. Beberapa arahan Prabowo adalah menekan angka karhutla sampai nol.
Jadi, tidak boleh adanya asap yang berdampak ke negara lain. Serta penegakan hukum atas kasus karhutla dengan tegas. Arahan Prabowo itu telah dikerjakan bersama dengan BMKG, BNPB dan masyarakat secara baik.
"Bisa kita kontrol ketika ada asap ada yang melintas batas ke Malaysia, Singapura, dan sebagainya. Ketiga penegakan hukum, di Riau itu sudah 55 orang menjadi tersangka," ungkapnya. Kombinasi penanganan karhutla lewat udara, darat, dan partisipasi masyarakat perduli api, menjadi modal menekan angka karhutla.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan terima kasihnya kepada Menhut Raja Antoni atas koordinasi yang telah dilakukan untuk menangani karhutla. "Kita dapat melakukan langkah-langkah antisipasi," jelasnya.
Dwikorita mengatakan kajian dan prediksi cuaca dari BMKG jadi dasar operasi modifikasi cuaca. Lewat pemantauan secara berkala oleh BMKG, bisa diprediksi titik mana saja yang berpotensi mudah terbakar dan memicu karhutla. Kemudian di lokasi tersebut dilakukan upaya pencegahan sejak dini.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
