Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 02.27 WIB

Tangis Ibunda Pecah Saat Jenderal Bintang Dua Ini Datangi Rumah Almarhum Prada Lucky

Prada lucky Chepril Saputra Namo semasa hidup. Ia tewas diduga usai dianiaya seniornya. (Istimewa) - Image

Prada lucky Chepril Saputra Namo semasa hidup. Ia tewas diduga usai dianiaya seniornya. (Istimewa)

JawaPos.com - Sepriana Paulina Mirpey tidak mampu membendung air mata ketika Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto mendatangi rumahnya di Asrama TNI Kuanino, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (11/8). Tangis ibunda Prada Lucky Chepril Saputra Namo itu pecah saat jenderal bintang dua TNI AD itu menyambangi rumah duka Prada Lucky. 

Dalam suasana haru karena putranya belum satu minggu meninggal dunia, Sepriana berlutut dan bersimpuh di hadapan Mayjen Piek. Dia memohon keadilan atas kematian Prada Lucky yang diduga akibat penganiayaan oleh puluhan seniornya di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Waka Nga Mere di Nagekeo, NTT.

”Saya mencintai TNI. Suami dan anak saya tentara, bapak. Saya hanya ingin keadilan,” tutur Sepriana dengan suara bergetar. 


Istri dari Serma Christian Namo itu memohon kepada Mayjen Piek karena dirinya yakin Prada Lucky adalah korban penganiayaan. Menurut dia, penanganan kasus secara tuntas, transparan, dan berkeadilan akan memulihkan nama baik TNI AD yang sudah tercoreng akibat tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh para pelaku.

”Jangan ada fitnah lagi. Dia penopang hidup saya,” lanjut Sepriana masih sambil terisak.

Di tempat yang sama, Mayjen Piek menyampaikan bahwa penyidik Polisi Militer Kodam (Pomdam) IX/Udayana. Total sudah ada 20 orang tersangka. Tidak hanya menjadi tersangka, mereka juga sudah dijebloskan ke dalam tahanan. Dia mengakui bahwa salah seorang di antara 20 tersangka itu adalah prajurit TNI AD berpangkat perwira.

”Nanti penyidik yang akan merilis secara resmi,” ujar Piek.

Sebelumnya, Prada Lucky meninggal dunia pada Rabu (6/8) dalam penanganan medis di ICU. Dia dievakuasi ke rumah sakit dalam keadaan penuh luka. Mulai luka sabetan, luka lebam, sampai luka sundutan rokok. Sempat dirawat secara intensif, Prada Lucky akhirnya tewas. Pihak keluarga meminta agar kasus tersebut ditangan sampai tuntas secara transparan.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore