
Ilustrasi kemiskinan. Dok. JawaPos
JawaPos.com - Pelibatan lembaga ekonomi desa dan pondok pesantren (ponpes) sangat penting dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahterataan masyarakat. Terutama dalam menghilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
"Pada tahun 2025 ini angka kemiskinan ekstrim telah terjadi penurunan 1% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini harus terus digenjot agar angka kemiskinan ekstrim terus menurun," kata Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, Daerah Tertentu, Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) Abdul Haris, Jumat (8/8).
Kemenko PM menyatakan mendukung peningkatan ekonomi desa dengan indikator peningkatan produk domestik ragional bruto (PDRB) yang mempresentasikan daya lenting perekonomian masyarakat. Dalam kondisi ini peran lembaga ekonomi desa dibutuhkan.
Lembaga ekonomi desa menjadi bagian dari lima program nasional yang memiliki keterkaitan erat dan membentuk ekosistem peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.
"Lembaga ekonomi desa menjadi bagian dari program makan bergizi gratis, sekolah rakyat, cek kesehatan gratis, koperasi desa, dan pembangunan 3 juta rumah layak huni," jelasnya.
Di tempat sama, Direktur Institute for Research dan Empowerment (IRE), Rajif Dri Angga menambahkan, lembaga ekonomi desa, baik BUMDEs, KOPdes dan kelompok-kelompok tani menumbuhkan optimisme peningkatan ekonomi desa. Dengan berbagai praktik baik dari lembaga ekonomi desa yang telah didampingi IRE.
"Saya mengapresiasi upaya kolaboratif Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Rajif.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri bidang Pembangunan Ekonomi dan Digitalisasi Kemenko PM RI, Sugeng Bahagijo menekankan urgensi kolaborasi dan sinergi berbagai pihak. Menurutnya, lembaga ekonomi desa, institusi pendidikan, baik perguruan tinggi maupun pondok pesantren yang memiliki keunikan dan konektifitas tinggi.
"Temuan Institute for Research dan Empowerment Yogyakarta, mengidentifikasi faktor penting kontribusi BUMDes dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan memberdayakan masyarakt untuk memiliki unit-unit usaha sendiri, menciptakan lapangan kerja dan usaha usaha baru berbasis potensi dan sumber daya lokal, yang secara komulatif lebih dari sekedar memberikan profit finansial bagi institusi desa," tandasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
