Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 20.50 WIB

Waspada Gelombang Tinggi, BMKG Ingatkan Tinggi Gelombang Laut Bisa Capai 6 Meter di Sejumlah Wilayah Indonesia, Ini Daftarnya

Kapal nelayan berlayar mengarungi ombak laut yang tinggi di perairan pantai selatan, Kabupaten Kulonprogo, Jawa Tengah, Rabu (4/6/2025). (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo) - Image

Kapal nelayan berlayar mengarungi ombak laut yang tinggi di perairan pantai selatan, Kabupaten Kulonprogo, Jawa Tengah, Rabu (4/6/2025). (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)

JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini potensi gelombang tinggi pada periode 7–10 Agustus 2025.

Gelombang setinggi 2,5–6 meter harus diwaspadai oleh seluruuh pelaku aktivitas pelayaran kapal di sejumlah wilayah perairan Indonesia.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo mengatakan, kondisi atmosfer dan pola angin yang terbentuk di perairan Indonesia memicu peningkatan tinggi gelombang yang bisa membahayakan keselamatan pelayaran.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara umumnya terpantau bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 4–20 knot.

Sementara di bagian Selatan bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 6–30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di wilayah Selat Malaka, Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia selatan Banten, serta Laut Arafuru. Angin tersebut bisa memicu potensi gelombang tinggi di perairan-perairan itu.

BMKG memprakirakan gelombang setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di Selat Makassar bagian Selatan dan Utara, Laut Banda, Laut Seram, Laut Sawu, Laut Arafuru (bagian Utara, Timur, Barat, Tengah), serta Samudra Pasifik Utara Papua dan Papua Barat Daya.

Sementara itu, gelombang yang lebih tinggi, berkisar 2,5–4,0 meter, berpotensi terjadi di Samudra Hindia Selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sepanjang pantai Barat Sumatera, termasuk Samudra Hindia Barat Aceh, Bengkulu, hingga Lampung.

Untuk gelombang ekstrem setinggi 4–6 meter, BMKG memperingatkan untuk wilayah Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, barat Mentawai, dan perairan Barat Aceh sebagai daerah paling berisiko dalam periode prakiraan tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat dan pelaku kegiatan pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan.

Terutama para pengguna perahu nelayan, kapal tongkang, Ferry, dan kapal kargo atau pesiar yang bisa terdampak langsung kecepatan angin dan gelombang ekstrem.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore