
Fenomena pengibaran bendera One Piece menjelang HUT ke-80 RI yang sedang jadi sorotan masyarakat Indonesia hingga global. (istimewa)
JawaPos.com - Aksi warga Indonesia terkait pengibaran bendera bajak laut Jolly Roger, dari serial anime One Piece, menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI) tengah menjadi sorotan global.
Bendera berwarna hitam dengan gambar tengkorak dan topi jerami, berkibar di bawah bendera merah putih. Banyak masyarakat yang memasangnya di kendaraan, seperti mobil, truk, hingga kapal.
Pro kontra pun terjadi. Bahkan pemerintah menganggap aksi ini sebuah tindakan memecah belah bangsa. Pemerintah lantas mengancam hukuman pidana bagi mereka yang mengibarkan Jolly Roger milik Monkey D. Luffy cs.
Akademi Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, M. Febriyanto Firman Wijaya menilai fenomena ini bentuk ekspresi simbolik dari para generasi muda, dalam menunjukkan kekecewaannya terhadap pemerintah.
“Bendera One Piece, khususnya simbol bajak laut, bukan hanya sekadar tren anime. Ketika ia dikibarkan menjelang 17 Agustus, ini menunjukkan adanya distorsi makna simbolik," tutur Febri di Surabaya, Minggu (3/8).
Berdasarkan teori simbolik dalam Sosiologi, bendera dan lambang negara merupakan simbol pemersatu. Jika diganti dengan simbol fiksi, maka menandakan adanya pergeseran makna yang dirasakan masyarakat.
“Ketika simbol-simbol tersebut (bendera atau lambang negara) tergantikan oleh simbol fiksi dari budaya populer, itu menjadi tanda adanya pergeseran makna kolektif, bahkan bisa menjadi gejala alienasi identitas nasional,” imbuhnya.
Febri menilai fenomena ini sebagai bentuk "protes diam" anak muda melalui simbol global, yang mereka maknai lebih relevan dibanding simbol kenegaraan yang dianggap kehilangan makna esensial.
Ia menekankan bahwa anak muda zaman sekarang kritis dan melek informasi. Aksi pengibaran Jolly Roger one piece hadir karena rasa kecewa dan hilangnya kepercayaan anak muda pada pemerintah.
"Dalam situasi seperti itu, mereka mencari simbol baru yang mewakili semangat kebebasan, pemberontakan. Nilai-nilai yang ironisnya justru mereka temukan dalam tokoh bajak laut fiktif seperti Luffy,” tandas Febri.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
