Hakim Konstitusi Arsul Sani memberikan sambutan pada acara Wisuda Purnabakti hakim MK di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (18/1/2024).
JawaPos.com – Mantan politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, mengenang almarhum mantan Menteri Agama (Menag) RI Suryadharma Ali (SDA) sebagai sosok yang berjasa besar dalam perjalanan politiknya.
Menurut Arsul, Suryadharma Ali merupakan pribadi yang penuh kebaikan dan memiliki sifat mudah mempercayai orang lain, meskipun hal itu sempat membawa dampak negatif dalam hidupnya.
"Pak SDA orang baik, selalu berprasangka baik (khusnudzon) dan mudah percaya sama orang, meski kemudian ada saja yang memanfaatkan sifat khusnudzonnya dan mudah percayanya itu sehingga membawa musibah hukum bagi beliau," kata Arsul Sani yang kini menduduki salah satu Hakim Mahkamah Konstitusi kepada wartawan, Kamis (31/7).
Arsul mengaku pertama kali bergabung ke PPP atas ajakan Lukman Hakim Saifuddin dan Soleh Amin. Namun, keputusannya untuk masuk ke partai berlambang Ka'bah itu mendapat sambutan hangat dari Suryadharma Ali.
Bahkan, ia langsung dipercaya menduduki posisi strategis meski belum lama saling mengenal.
"Pak SDA juga orang yang perhatian terhadap anak buah dan orang lain. Ketika saya bersedia diajak Pak Lukman Hakim Saifuddin dan Pak Soleh Amin masuk PPP, beliau menempatkan saya sebagai Ketua LBH DPP PPP meski baru saling kenal," kenangnya.
Selama menjadi pengurus PPP di bawah kepemimpinan Suryadharma Ali, Arsul merasa tidak pernah diperlakukan sebagai bawahan. Ia menyebut, hubungan mereka lebih seperti teman berdiskusi, terutama saat membahas isu-isu hukum.
"Setiap diskusi isu hukum dengan beliau, maka itu sebagai obrolan antar teman, tidak model percakapan pimpinan dan anak buah," ucap Arsul.
Arsul mengakui wafatnya Suryadharma Ali merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga dan kerabat dekat, tetapi juga bagi mereka yang pernah bekerja bersama almarhum dalam dunia politik. Ia meyakini, Suryadharma Ali meninggal dunia dalam kondisi yang baik.
"Buat saya, wafatnya beliau tentu sebuah kehilangan, namun saya percaya beliau husnul khotimah," tutur Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) itu.
Sebelumnya, mantan Menag RI Suryadharma Ali dikabarkan meninggal dunia, pada Kamis (31/7) pagi. Suryadharma Ali menghembuskan napas terakhir di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 04.25 WIB.
Informasi duka cita itu dibenarkan oleh Juru Bicara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Usman Tokan. "Iya benar," ujar Usman Tokan dikonfirmasi.
Jenazah Suryadharma Ali akan disemayamkan di rumah duka, Jalan Cipinang Cempedak I No.30, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
Rencananya, prosesi pemakaman akan dilaksanakan hari ini juga di Pondok Pesantren Miftahul 'Ulum, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
