
Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 6, Sentra Handayani, Jakarta Timur. (Humas Kemensos)
JawaPos.com - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 tak hanya diselenggarakan di satuan pendidikan di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) saja. Keceriaan ini juga dilaksanakan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 6, Sentra Handayani, Jakarta Timur.
Dalam perayaan ini, anak-anak dari berbagai sekolah tampil silih berganti menunjukkan bakat mereka di hadapan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Mulai dari menyanyi hingga bermain musik.
Gus Ipul pun ikut larut dalam keceriaan tersebut. Berperan sebagai juri dadakan, ia juga sibuk memberikan penilaian dengan penuh semangat pada para peserta didik yang tampil.
Ia mengaku bangga atas keberanian anak-anak yang tampil spontan tanpa latihan ataupun iringan musik. Menurutnya, kepercayaan diri tersebut adalah bekal penting bagi generasi masa depan untuk menjadikan bangsa Indonesia tangguh.
Momen ini membuat dirinya kembali teringat masa kecilnya. Gus Ipul mengaku dirinya tak seberani anak-anak yang tampil dalam peringatan HAN ini. "Dulu saya seusia mereka tidak seberani ini. Mereka lebih hebat, mereka akan jadi lebih hebat dari kita," kenangnya dalam keterangan resminya Kamis (24/7).
Tak hanya menyanyi, anak-anak juga unjuk keberanian mengungkapkan cita-cita mereka. "Ingin jadi tentara," ujar Mutiara, siswi SMP Tunas Harapan Bangsa. "Ingin jadi pengusaha," sahut Karis dari SDN 03 Bambu Apus.
Lebih lanjut, ia pun berpesan agar anak-anak terus menggali potensi dalam diri mereka. Para murid juga didorong untuk berani bertanya, berkolaborasi, dan bekerja sama. "Itu semua akan menjadi bekal besar bagi anak-anakku nanti," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekjen PBNU itu juga kembali menyinggung komitmen pemerintah dalam menjamin hak-hak anak melalui program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Salah satunya melalui Sekolah Rakyat. Menurutnya, sekolah berbasis asrama ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem untuk mendapatkan akses pendidikan berkualitas secara gratis.
"Yang paling penting sekarang adalah anak-anak bisa tumbuh bahagia, mendapatkan perlindungan yang baik, dan mengenyam pendidikan yang cukup agar kelak menjadi pemimpin Indonesia masa depan," pungkasnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
