
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas. (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan prajurit Korps Marinir, Satria Arta Kumbara, memohon kepada pemerintah agar dipulangkan ke Indonesia. Permintaan itu dia sampaikan setelah bergabung dengan tentara Rusia dalam peperangan melawan Ukraina.
Atas kondisi tersebut, Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengimbau agar Warga Negara Indonesia (WNI) tidak mudah tergoda untuk menjadi tentara asing.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas menyampaikan, ada konsekuensi hukum di balik tindakan yang dilakukan oleh Satria.
Termasuk kehilangan kewarganegaraan karena secara sadar bergabung dengan kesatuan tentara asing. Hal itu diatur dalam Undang-Undang (UU) Kewarganegaraan yang berlaku di Indonesia.
”Tentunya kami berharap seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati ketika memang ada tawaran-tawaran untuk bergabung (dengan tentara asing), karena ada konsekuensi-konsekuensi hukum juga secara administratif yang juga bisa berpengaruh sebagaimana yang terjadi (pada Satria) tadi,” kata dia saat diwawancarai oleh awak media pada Selasa (22/7).
Secara tegas, Frega menyatakan bahwa pemerintah tidak berharap hal serupa terulang. Maka, Kemhan mengingatkan agar tidak ada lagi WNI yang mengambil langkah serupa Satria.
Apalagi risikonya kehilangan kewarganegaraan, bahkan bisa kehilangan nyawa karena bertempur di medan perang. ”Masyarakat harus lebih berhati-hati apabila ada tawaran-tawaran serupa,” lanjut Frega.
Karena status Satria saat ini sudah bukan lagi TNI, lanjut Frega, Kemhan tidak akan turut ambil bagian. Secara penuh, mereka ikut pada keputusan pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto.
Berkaitan dengan permintaan Satria yang sudah disampaikan melalui video pada akun media sosialnya, dia menyatakan bahwa hal itu menjadi ranah Kementerian Luar Negeri (Kemlu).
”Kalau kemarin disampaikan statusnya karena sudah dicabut, kami menyerahkan kepada Kementerian Luar Negeri nanti yang mengkomunikasikan. Dia kan statusnya sudah bukan lagi aktif sebagai prajurit TNI, kami ikut arahan pimpinan saja karena saat ini kan aktivitasnya terlibat dalam konflik antara Rusia dan Ukraina,” jelasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
