Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Juli 2025 | 02.12 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Dimulai, Bakal Berlangsung Hampir 2 Minggu

Menko PM Muhaimin Iskandar dan Mensos Saifullah Yusuf meninjau MPLS Sekolah Rakyat di Cibinong, Kab. Bogor (14/7).

JawaPos.comKementerian Sosial (Kemensos) resmi memulai tahun ajaran baru 2025/2026 di Sekolah Rakyat. Momen ini ditandai dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para murid Sekolah Rakyat pada Senin (14/7).

MPLS dilaksanakan secara serentak di 63 titik Sekolah Rakyat di seluruh wilayah di Indonesia dengan acara pembukaan yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 10 Kabupaten Bogor. Sekolah ini berlokasi di Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hadir dalam kegiatan itu Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono serta sejumlah pejabat dari kementerian/lembaga terkait. Di antaranya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menteri PANRB Rini Widyantini, Kepala Staf Kepresidenan Letjen TNI (Purn) AM Putranto, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat Muhammad Nuh, serta pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar.

Usai membuka secara resmi, para pejabat pun berkeliling guna memastikan sarana dan prasarana siap digunakan untuk MPLS dan kegiatan belajar mengajar.

Menko PM Muhaimin Iskandar, bersama mensos dan Ketua Tim Formatur sempat mencoba kasur di asrama laki-laki yang akan digunakan oleh para siswa. Mereka duduk di atas kasur tersebut.

Setiap kamar asrama nantinya diisi 8 siswa. Terdapat lemari baju, meja dan kursi belajar, kipas angin, serta jendela untuk menjaga sirkulasi udara.

Menurut Muhaimin, seluruh fasilitas baik asrama, ruang kelas, laboratorium, hingga lapangan olahraga siap menunjang proses pembelajaran Sekolah Rakyat. “Sentra Terpadu Inten Soeweno ini sangat siap untuk dimulai belajar mengajar Sekolah Rakyat. Begitu pula sekolah lainnya. Karena itu Insya Allah sudah sangat siap untuk diresmikan oleh Pak Presiden awal Agustus nanti,” ujarnya usai berkeliling.

Lebih lanjut dia menjelaskan, 100 Sekolah Rakyat rintisan saat ini dilaksanakan dengan memanfaatkan aset bangunan milik negara dan pemerintah daerah. Selanjutnya, bakal ada Sekolah Rakyat permanen yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum di tahun ini.

Dalam kesempatan itu, menteri yang akrab disapa Cak Imin ini pun turut mengapresiasi kerja Mensos dalam menyiapkan Sekolah Rakyat di waktu yang sangat singkat. Dia pun teringat ketika pertama kali dipanggil rapat bertiga oleh Presiden Prabowo Subianto, bersama mensos. Dalam rapat itu, Presiden meminta agar anak-anak dari keluarga miskin bisa sekolah secara gratis berasrama dan berkualitas.

Awalnya, dia merasa ini tugas berat yang harus dipikul Kementerian Sosial. “Tapi Pak Mensos Saifullah Yusuf luar biasa. Dalam waktu singkat, enam bulan, berhasil siapkan Sekolah Rakyat yang hari ini kita mulai MPLS,” ungkapnya.

Ia pun turut menekankan pentingnya sinergi semua pihak untuk memastikan keberhasilan program Sekolah Rakyat ini. Sebab, keberhasilannya merupakan sesuatu yang krusial dalam upaya pengentasan kemiskinan sesuai amanah Presiden Prabowo Subianto dalam Inpres 8/2025.

Dalam kesempatan yang sama, Mensos Saifullah Yusuf mengungkapkan, ada 63 titik operasional Sekolah Rakyat per Senin, 14 Juli ini. Adapun lokasinya terbagi di Sumatera yang tersebar di 13 lokasi, kemudian di Jawa di 34 lokasi, 3 lokasi di Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan 2 lokasi, Sulawesi 8 lokasi, Maluku 2 lokasi, dan Papua 1 lokasi.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore