
Suasana pemulangan kloter terakhir jemaah haji Indonesia di Madinah, Arab Saudi. (Humas Kemenag)
JawaPos.com - Proses pemulangan jamaah haji sudah berakhir pada 11 Juli dini hari waktu Arab Saudi. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengklaim proses pemulangan berjalan lancar. Di sisi lain masih ada beberapa jamaah belum bisa dipulangkan karena sakit.
Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M. Hanafi mengatakan sampai dengan H-1 proses pemulangan masih ada sejumlah jamaah yang dirawat karena sakit. "Sampai pagi ini (10/7) ada 11 orang di KKHI (klinik kesehatan haji Indonesia) dan 29 orang di RS Arab Saudi," katanya.
Dia mengatakan, keluarga jamaah yang masih dirawat tidak perlu khawatir. Karena setelah masa operasional haji di Saudi selesai, pendampingan jamaah sakit, termasuk saat pemulangan setelah sembuh, dilakukan oleh Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah. Skema ini sudah berjalan pada setiap penyelenggaraan haji sebelumnya.
Sementara itu Arab Saudi rencananya mengumumkan kuota haji 2026 pada 11 Juli. Namun sampai berita ini ditulis, belum ada informasi pengumuman kuota haji yang disampaikan Saudi. Beredar kabar, kuota haji Indonesia tahun depan masih sama seperti sekarang. Yaitu 221 ribu orang.
Lebih lanjut Muchlis mengatakan, fase pemulangan jamaah haji gelombang II dari Daerah Kerja (Daker) Madinah berakhir dengan keberangkatan jamaah kelompok terbang 28 Debarkasi Kertajati (KJT-28) dari Kota Nabawi ke Indonesia. Dia bersyukur pemulangan berjalan lancar.
Dia mengatakan, proses kepulangan jamaah haji Indonesia setelah menjalani ibadah haji berlangsung dari 11 Juni laku. Proses pemulangan ini terbagi dalam dua gelombang. Jamaah gelombang I pulang dari Makkah melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah pada 11 – 25 Juni 2025. Kemudian jamaah gelombang II, pulang dari Madinah melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah dari 26 Juni–10 Juli 2025.
"Hari ini (11/7) kami melepas kloter terakhir dari Madinah. Alhamdulillah secara umum proses pemulangan jamaah haji yang sudah berlangsung sejak 11 Juni hingga hari ini, 10 Juli 2025, berjalan dengan lancar," kata Muchlis.
Dia mengatakan, petugas haji semua tentu senang, seluruh jamaah haji sudah meninggalkan Saudi. Kecuali yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi. Mereka akan terus dipantau oleh tim Kantor Urusan Haji.
"Kita doakan semoga lekas sembuh dan bisa segera kembali ke Tanah Air," sambungnya.
Sampai dengan 11 Juli, lanjut Muchlis, tercatat ada 446 jamaah wafat. Terdiri atas 434 jamaah haji reguler dan 12 jamaah haji khusus.
"Kita doakan mereka diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt," sambungnya.
Sementara itu Kepala Daker Madinah M Lutfi Makki menjelaskan bahwa KJT28 merupakan kloter campuran dari sejumlah daerah dengan 413 jemaah yang mayoritas berasal dari Kabupaten Majalengka dan Kota Cimahi. "Mereka berangkat dari hotel di Madinah sekitar pukul 18.00 Waktu Arab Saudi (WAS)," jelas M Lutfi Makki.
Menurut Makki, saat ini tercatat ada 29 jamaah haji Indonesia yang dirawat di RS Arab Saudi di Madinah. Selain itu, ada 10 jamaah dirawat di RSAS di Makkah, 6 jamaah di RSAS di Jeddah, dan satu jamaah dirawat di Riyad.
"Jadi, total masih ada 46 jamaah yang dirawat di RS Arab Saudi yang tersebar di empat kota. Semoga mereka lekas sehat. Aamiin," papar Makki.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
