
Satgas Damai Cartenz melimpahkan 2 tersangka kasus jual beli amunisi ilegal kepada Kejari Wamena. (Polri)
JawaPos.com - La Ode Sultan Zaldi Saim dan Praedy Wanimbo alis Kenyam telah dilimpahkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Senin (7/7).
Pelimpahan kedua tersangka kasus jual beli amunisi ilegal itu dipimpin langsung oleh AKP J. Limbong.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan hari ini (8/7), Satgas Operasi Damai Cartenz menyatakan bahwa berkas perkara kedua tersangka sudah lengkap. Sehingga mereka dilimpahkan berikut dengan barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas.
Sebelum dilimpahkan, kedua tersangka diterbangkan dari Bandara Sentani ke Bandara Wamena menggunakan penerbangan komersial.
Mereka tiba di Wamena pukul 14.57 WIT dan langsung menjalani proses pelimpahan dari aparat kepolisian kepada pihak kejaksaan.
Proses pelimpahan tersebut dilakukan dengan pengamanan ketat. Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa proses hukum kepada kedua tersangka itu menegaskan komitmen Polri untuk profesional melakukan penegakan hukum di Papua.
”Kami tegaskan bahwa Polri akan menjalankan proses hukum sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada toleransi bagi siapapun, termasuk anggota sendiri, jika terbukti melanggar hukum. Penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu,” kata jenderal bintang satu tersebut.
Sementara itu, Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo menyampaikan bahwa kedua tersangka memang anggota Polri.
Mereka disebut sebagai oknum karena telah melakukan jual beli amunisi senjata api secara ilegal di Tanah Papua.
”Pelaku adalah oknum anggota Polri yang terlibat dalam kegiatan yang bertentangan dengan prinsip dan integritas institusi. Kami pastikan akan menindaklanjuti secara serius dan tegas siapa pun yang terlibat dan berseberangan dengan kepentingan NKRI,” ujarnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
