
Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Essy Asiah. (Istimewa)
JawaPos.com - Program Sekolah Rakyat akan mulai berjalan serentak pada 14 Juli ini. Sebanyak 100 titik rintisan disiapkan untuk menampung 9.755 siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Mereka akan dibimbing oleh 1.554 guru dan 3.390 tenaga pendidikan pendukung.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU), selaku pihak yang juga terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat, memberikan pembaruan mengenai pelaksanaan program Sekolah Rakyat.
Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Essy Asiah, menjelaskan bahwa saat ini program ini tengah memasuki tahap awal, yakni renovasi fasilitas eksisting yang akan menjadi titik transisi sebelum pembangunan sekolah permanen dimulai.
“Sekolah rakyat ini saat ini memang sedang ber-progres. Jadi pemerintah kita di 14 Maret 2025, saat itu kita bertahap dalam hal pelaksanaannya, berkontraknya pelaksanaan itu untuk ada tahap yang untuk renovasi di mana renovasi ini adalah transisi sebelum kita sekolah rakyat itu nanti permanen untuk yang tahap kedua yaitu pembangunan,,” ujar Essy kepada wartawan di Kementerian PU, Jumat (4/7).
Pembangunan Tahap 1A dan 1B
Pada tahap 1A, sebanyak 65 lokasi yang berasal dari Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemensos, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi telah direnovasi. Kontrak pengerjaan tahap ini dimulai pada 10 Mei dan ditargetkan rampung pada 8 Juli 2025 dengan durasi 60 hari. Per 3 Juli, progres pekerjaan telah mencapai 90,72%—melebihi target harian 90,48%.
Namun, dua lokasi dalam tahap ini mengalami hambatan dan akhirnya dikeluarkan dari daftar: satu di Papua Pegunungan karena kondisi geografis yang ekstrem, dan satu di SMP 7 Katingan yang masih digunakan oleh siswa.
Sementara itu, tahap 1B yang mencakup tambahan 37 lokasi resmi dikontrakkan mulai awal Juli dan ditargetkan rampung akhir bulan ini. Lokasi-lokasi ini ditetapkan guna memenuhi target total 100 sekolah rakyat yang akan diresmikan dalam peluncuran nasional mendatang.
“PU itu tidak akan meninggalkan kualitas kita dalam hal membangun pastinya kualitas itu menjadi nomor satu," tegas Essy.
Tahap 2: Pembangunan Sekolah Permanen Mulai Tahun Ini
Tahap selanjutnya yang disebut sebagai tahap 2 akan fokus pada pembangunan sekolah baru yang bersifat permanen. Setiap kompleks Sekolah Rakyat akan berdiri di atas lahan minimal 6 hektare dan mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan total kapasitas 1.000 siswa.
Fasilitas tersebut antara lain asrama, mencakup tempat tinggal, konsumsi, serta ruang belajar dan pengembangan bakat siswa secara gratis. Pemerintah menargetkan 100 unit sekolah rakyat baru rampung sebelum tahun ajaran 2026 dimulai.
Essy mengungkapkan bahwa saat ini proses identifikasi dan pengadaan lahan masih berlangsung. Dari 150 lebih lokasi yang diusulkan, sebanyak 65 sudah disetujui, 77 masih dalam proses, dan 119 ditolak karena tidak memenuhi kriteria.
“Kita reject karena beberapa hal tadi ya mengenai lahannya, terus tiba-tiba di bawahnya tuh ada dia kasih lahan tapi daerah sutet, tegangan tinggi atau dia rawan bencana nah terus atau lahannya bersengketa itu langsung kita reject," jelasnya.
Untuk tahap renovasi maupun pembangunan, PU memanfaatkan berbagai fasilitas negara seperti sentra milik Kemensos serta balai latihan kerja milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) maupun pemerintah daerah. Meski BLK juga digunakan untuk pelatihan kerja, PU memastikan tidak ada tumpang tindih program karena banyak fasilitas tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.
"Jadi (pelatihan di BLK) itu tetap jalan, kita tetap jalan jadi dua sisi yang berbeda," ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
