
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Perairan Selat Bali. (Istimewa)
JawaPos.com - Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dengan rute penyeberangan Pelabuhan Ketapang-Pelabuhan Gilimanuk tenggelam di Perairan Selat Bali pada pukul 23.20 WIB Rabu malam (2/7). Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan telah menemukan 4 korban meninggal dunia dan 31 korban selamat. Sementara 30 korban lainnya masih dalam pencarian.
Sebelum tenggelam, kapal tersebut bertolak dari Banyuwangi menuju Bali pada pukul 22.56 WIB. Tidak berselang lama, kapal mengalami masalah hingga dilaporkan tenggelam. Kapal tersebut membawa 65 orang yang terdiri atas 53 penumpang serta 12 orang kru atau anak buah kapal (ABK). Selain itu turut dalam pelayaran tersebut 22 kendaraan berbagai jenis.
”Saat ini ada tim dari Kantor SAR Surabaya juga yang merapat ke lokasi dan KN SAR Permadi yang dipersiapkan untuk berangkat mendukung operasi SAR,” kata Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang selaku SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR tersebut.
Berdasar data, 4 korban meninggal masing-masing bernama Anang Suryono, Eko Satriyo, Elok Rumantini, dan Cahyani. Seluruhnya terdata sebagai penumpang. Sementara beberapa korban selamat yang bertugas sebagai ABK terdiri atas Sandi, Erick Imbawani, Nurdin Yuswanto, dan Ahmad Suyipno. Puluhan korban selamat lainnya terdata sebagai penumpang.
Sampai saat ini operasi SAR masih berlangsung. Baik yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dari Banyuwangi maupun Tim SAR Gabungan dari Bali. Mereka dibantu oleh Polairud Banyuwangi, Lanal Banyuwangi, personel TNI AL di Gilimanuk, BMKG, Tagana, BPBD, serta unsur-unsur dan potensi SAR lainnya yang juga mengupayakan pencarian para korban.
Sementara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Perairan Selat Bali, tepatnya pada koordinat 8° 9'32.35"S 114°25'6.38"E, pada hari Rabu (2/7) sekitar pukul 23.35 WIB.
"Atas kejadian ini dan memastikan bahwa setiap langkah penanganan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan mengedepankan keselamatan jiwa," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/7).
"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran operasi pencarian dan penyelamatan," tambahnya.
Lebih lanjut, Masyhud menyampaikan bahwa hingga pukul 10.00 WIB, data sementara melaporkan sebanyak 31 orang penumpang dinyatakan selamat. Sedangkan 4 orang dilaporkan meninggal dunia.
"Saat ini (seluruh korban selamat) berada dalam penanganan lebih lanjut di Gilimanuk. Data nama dan keterangan korban masih dalam proses pendataan," lanjutnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
