Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Juli 2025 | 18.40 WIB

Update Jumlah Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Sebanyak 29 Penumpang Selamat, 4 Meninggal Dunia, 32 Masih Hilang

KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di  Perairan Selat Bali. (Istimewa) - Image

KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Perairan Selat Bali. (Istimewa)

JawaPos.com - Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dengan rute penyeberangan Pelabuhan Ketapang-Pelabuhan Gilimanuk tenggelam di Perairan Selat Bali pada pukul 23.20 WIB Rabu malam (2/7). Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan telah menemukan 4 korban meninggal dunia dan 31 korban selamat. Sementara 30 korban lainnya masih dalam pencarian.

Sebelum tenggelam, kapal tersebut bertolak dari Banyuwangi menuju Bali pada pukul 22.56 WIB. Tidak berselang lama, kapal mengalami masalah hingga dilaporkan tenggelam. Kapal tersebut membawa 65 orang yang terdiri atas 53 penumpang serta 12 orang kru atau anak buah kapal (ABK). Selain itu turut dalam pelayaran tersebut 22 kendaraan berbagai jenis. 

”Saat ini ada tim dari Kantor SAR Surabaya juga yang merapat ke lokasi dan KN SAR Permadi yang dipersiapkan untuk berangkat mendukung operasi SAR,” kata Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang selaku SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR tersebut.

Berdasar data, 4 korban meninggal masing-masing bernama Anang Suryono, Eko Satriyo, Elok Rumantini, dan Cahyani. Seluruhnya terdata sebagai penumpang. Sementara beberapa korban selamat yang bertugas sebagai ABK terdiri atas Sandi, Erick Imbawani, Nurdin Yuswanto, dan Ahmad Suyipno. Puluhan korban selamat lainnya terdata sebagai penumpang. 

Sampai saat ini operasi SAR masih berlangsung. Baik yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dari Banyuwangi maupun Tim SAR Gabungan dari Bali. Mereka dibantu oleh Polairud Banyuwangi, Lanal Banyuwangi, personel TNI AL di Gilimanuk, BMKG, Tagana, BPBD, serta unsur-unsur dan potensi SAR lainnya yang juga mengupayakan pencarian para korban. 

Sementara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di  Perairan Selat Bali, tepatnya pada koordinat 8° 9'32.35"S 114°25'6.38"E, pada hari Rabu (2/7) sekitar pukul 23.35 WIB.

"Atas kejadian ini dan memastikan bahwa setiap langkah penanganan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan mengedepankan keselamatan jiwa," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/7).

"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran operasi pencarian dan penyelamatan," tambahnya.

Lebih lanjut, Masyhud menyampaikan bahwa hingga pukul 10.00 WIB, data sementara melaporkan sebanyak 31 orang penumpang dinyatakan selamat. Sedangkan 4 orang dilaporkan meninggal dunia.

"Saat ini (seluruh korban selamat) berada dalam penanganan lebih lanjut di Gilimanuk. Data nama dan keterangan korban masih dalam proses pendataan," lanjutnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore